Min.co.id | Jakarta – Di tengah aktivitas pelayanan kesehatan yang padat, suasana berbeda tampak di Poli Anak ISDB RSUP Persahabatan, Senin (8/6/2026). Sejumlah orang tua yang mendampingi buah hatinya memanfaatkan waktu menunggu dengan mengikuti edukasi kesehatan tentang pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Kegiatan sederhana ini menjadi pengingat bahwa melindungi keluarga dari ancaman DBD dapat dimulai dari rumah dan dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.
Melalui kolaborasi Instalasi Pemasaran dan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bersama Instalasi Farmasi, RSUP Persahabatan sukses menyelenggarakan edukasi bertajuk “Cegah Demam Berdarah Dengue (DBD)”. Program ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif rumah sakit untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit yang hingga kini masih menjadi ancaman di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam sesi edukasi, peserta diberikan pemahaman menyeluruh mengenai DBD, mulai dari penyebab, cara penularan, faktor risiko, hingga tanda dan gejala yang perlu diwaspadai. DBD diketahui disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang berkembang biak di lingkungan sekitar tempat tinggal masyarakat.
Para narasumber juga mengajak peserta untuk tidak hanya memahami penyakitnya, tetapi juga mengambil peran aktif dalam mencegah penyebarannya. Salah satu langkah yang terus digelorakan adalah penerapan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penyimpanan air, dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Selain itu, masyarakat juga diajak mendukung Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik, sebuah langkah sederhana namun efektif untuk memantau dan memberantas jentik nyamuk secara rutin di lingkungan rumah masing-masing. Dengan keterlibatan seluruh anggota keluarga, upaya pencegahan DBD diharapkan menjadi budaya yang terus tumbuh di tengah masyarakat.
Bagi para orang tua yang hadir, kegiatan ini memberikan pengetahuan baru sekaligus pengingat bahwa menjaga kesehatan anak bukan hanya dengan memberikan pengobatan saat sakit, tetapi juga dengan menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari sarang nyamuk.
Edukasi kesehatan tersebut menghadirkan narasumber Bunga Wulandari, S.Farm., Apt, Husna Gayo, S.Farm., Apt, serta didukung oleh mahasiswa Program Pendidikan Profesi Apoteker (PKPA) UHAMKA. Kegiatan dipandu oleh fasilitator Eryuniyanti, S.Sos., M.I.Kom, Asvaweni, SKM, M.Kes, Inke Citra Maharani, S.Tr.Kes, dan Jihan Herdiana Putri, S.Tr.Kes, di bawah penanggung jawab Dr. Fetrina Lestari, S.KM., M.K.M.
Melalui kegiatan edukasi ini, RSUP Persahabatan berharap pasien dan keluarga semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap DBD serta turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Sebab, perang melawan demam berdarah tidak hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat.
Dengan semangat “Cegah DBD dengan 3M Plus, Lindungi Keluarga Mulai dari Rumah”, RSUP Persahabatan mengajak setiap keluarga Indonesia untuk menjadi garda terdepan dalam memutus rantai penyebaran DBD dan mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi generasi mendatang.
Penulis: Achmad Suharya
Editor: Redaksi
Sumber: Humas RSUP Persahabatan – diolah Redaksi










Komentar