Min.co.id | Indramayu — Bagi sebagian orang, memancing adalah soal menunggu umpan disambar ikan. Namun, bagi ratusan warga yang berkumpul di bantaran Sungai Cimanuk, Kecamatan Indramayu, Sabtu (10/10/2026), kegiatan itu juga menjadi cara menikmati kebersamaan sekaligus mengisi waktu rekreasi di tengah peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu.
Di antara deretan peserta yang membawa perlengkapan pancing, ada yang datang untuk menyalurkan hobi, ada yang ingin menikmati suasana sungai, dan tak sedikit yang berharap membawa pulang hadiah dari panitia. Bagi mereka, mendapatkan ikan atau doorprize menjadi kesenangan tersendiri. Namun, ada pesan lain yang ingin disampaikan melalui kegiatan tersebut: mengajak masyarakat lebih gemar mengonsumsi ikan.
Pesan itu sejalan dengan kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang menjadi bagian dari kegiatan mancing bersama tersebut.
Salah satu peserta, Sapta Yuliono, warga Desa Pegagan, Kecamatan Losarang, mengaku sengaja datang untuk memeriahkan hari jadi daerah sekaligus menyalurkan kegemarannya memancing.
Baginya, kegiatan di bantaran Sungai Cimanuk itu bukan sekadar perlombaan atau kesempatan memperoleh hadiah, melainkan juga ruang untuk berekreasi dan menikmati kebersamaan dengan masyarakat lainnya.
“Saya sengaja ikut memancing, selain untuk meramaikan kegiatan mancing bareng dalam rangka Hari Jadi Indramayu yang ke-499, juga menyalurkan hobi memancing sekaligus rekreasi menikmati kebersamaan di bantaran Sungai Cimanuk ini. Adapun doorprize, itu bonus,” ujar Sapta sembari tertawa.
Di balik kegembiraannya mengikuti kegiatan tersebut, Sapta juga menaruh harapan agar pesan Gemarikan tidak berhenti sebatas tema acara. Ia ingin masyarakat semakin terbiasa menjadikan ikan sebagai bagian dari menu sehari-hari.
Menurutnya, ikan merupakan salah satu sumber protein yang baik bagi tubuh. Terlebih, Indramayu memiliki wilayah pesisir utara Jawa dengan potensi perikanan yang besar.
“Harapannya, sesuai tema Gemarikan, kegiatan ini bisa menjadi salah satu pemicu agar masyarakat Indramayu gemar makan ikan. Ikan merupakan sumber protein yang tinggi, dan mengonsumsi protein sangat bagus buat tubuh,” tuturnya.
Ia juga menilai, kedekatan Indramayu dengan laut semestinya menjadi keuntungan bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan memanfaatkan hasil perikanan sebagai sumber pangan.
“Apalagi Indramayu, kan terletak di pesisir utara Pulau Jawa atau dekat dengan laut. Jadi, untuk mendapatkan ikan akan sangat mudah, terutama ikan laut,” tambahnya.
Kegiatan mancing bersama mempertemukan dua hal yang dekat dengan kehidupan masyarakat: rekreasi dan perikanan. Melalui suasana santai, ajakan untuk mengonsumsi ikan diperkenalkan tanpa harus dikemas dalam penyuluhan formal.
Namun, tantangan membangun kebiasaan makan ikan tentu tidak selesai hanya dengan satu kegiatan. Pesan Gemarikan perlu terus hadir dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga hingga ruang-ruang publik, agar masyarakat tidak sekadar mengenal manfaat ikan, tetapi juga terbiasa mengonsumsinya.
Bagi daerah seperti Indramayu yang memiliki potensi perikanan, upaya tersebut juga berkaitan dengan bagaimana kekayaan daerah dapat memberi manfaat bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam mendukung pola makan bergizi.
Momentum Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu pun menjadi kesempatan untuk mengingatkan bahwa perayaan daerah tidak harus berhenti pada kemeriahan. Di balik kegiatan yang menghibur, ada pesan sederhana yang bisa dibawa pulang warga: kebersamaan dapat dirayakan, hobi dapat disalurkan, dan kebiasaan baik dapat mulai ditumbuhkan dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. (Wiwin Hidayat)










Komentar