Min.co.id | Ciamis – Perubahan perilaku menjaga lingkungan tidak selalu harus dimulai dari kebijakan besar. Kebiasaan sederhana di rumah, seperti membawa tempat makan sendiri, menggunakan tumbler, dan mengurangi plastik sekali pakai, bisa menjadi langkah awal membangun lingkungan yang lebih bersih.
Peran perempuan dinilai penting dalam mendorong perubahan tersebut karena keluarga menjadi salah satu tempat utama terbentuknya kebiasaan dan karakter generasi muda.
Pesan itu disampaikan Kapolsek Ciamis Kompol Alan Dahlan, S.H., M.H., saat memberikan pembinaan kepada Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kecamatan Ciamis di Aula Kecamatan Ciamis, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 10.40 WIB tersebut dipimpin Ketua GOW Kecamatan Ciamis Hj. Siti Rofiah dan diikuti perwakilan Bhayangkari, Wanita Islam, serta Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA).
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan tidak hanya menyangkut peran perempuan dalam keluarga dan pendidikan generasi muda, tetapi juga bagaimana organisasi perempuan dapat mengambil bagian dalam mengurangi persoalan sampah plastik.
Kapolsek Ciamis mengajak para anggota GOW memulai gerakan dari kebiasaan sehari-hari. Salah satunya dengan membiasakan membawa tumbler dan tempat makan pribadi ketika mengikuti kegiatan organisasi maupun aktivitas di luar rumah.
Penggunaan kemasan yang dapat dipakai kembali juga didorong sebagai alternatif. Dalam kegiatan pertemuan atau acara organisasi, misalnya, penggunaan daun pisang, piring dan gelas pakai ulang, serta besek bambu dapat mengurangi ketergantungan terhadap kemasan plastik sekali pakai.
Menurut Kapolsek, perempuan mempunyai posisi strategis dalam membangun keluarga yang peduli terhadap pendidikan, keamanan, ketertiban, sekaligus kelestarian lingkungan.
Karena itu, organisasi perempuan diharapkan tidak hanya menjadi wadah pertemuan, tetapi juga mampu melahirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Gerakan tersebut dapat diperluas melalui sosialisasi prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) kepada kelompok PKK, majelis taklim, dan Dasawisma. Pelatihan pengolahan sampah plastik menjadi produk kreatif, penggunaan tas belanja kain, hingga pembentukan bank sampah berbasis komunitas perempuan juga dapat menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat.
Selain mengurangi sampah dari sumbernya, kegiatan kerja bakti membersihkan fasilitas umum dan bantaran sungai juga dinilai penting untuk menumbuhkan kepedulian bersama terhadap lingkungan.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Ciamis menyampaikan bahwa keterlibatan organisasi perempuan dapat memperkuat berbagai upaya positif di tengah masyarakat, termasuk membangun generasi muda yang berkualitas dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Jika kebiasaan mengurangi sampah plastik diterapkan secara konsisten di lingkungan keluarga, kemudian diperluas melalui organisasi masyarakat, dampaknya diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Sebab, lingkungan yang bersih dan generasi yang berkualitas membutuhkan keteladanan serta kebiasaan baik yang dibangun bersama, dimulai dari lingkup keluarga.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi Min.co.id










Komentar