Min.co.id | Ciamis – Persaingan menuju kursi kepala desa di Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis, mulai memasuki tahapan penting. Sebanyak tujuh bakal calon kepala desa mengikuti proses pencalonan, sehingga mekanisme seleksi tambahan menjadi perhatian menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Ciamis 2026.
Untuk memastikan tahapan tersebut berjalan tertib dan tidak menimbulkan kesalahpahaman, Polsek Ciamis melakukan koordinasi dengan pemerintah Desa Imbanagara, Rabu (4/11/2026).
Kunjungan yang berlangsung di Kantor Desa Imbanagara sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 WIB itu dipimpin Kapolsek Ciamis Kompol Alan Dahlan, S.H., M.H., bersama Panit Sabhara dan Panit Opsnal Intelkam.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas ketentuan mengenai jumlah calon kepala desa serta mekanisme seleksi apabila jumlah bakal calon yang memenuhi persyaratan melebihi batas maksimal sesuai peraturan.
Berdasarkan penjelasan dalam koordinasi tersebut, seleksi tambahan dapat mempertimbangkan sejumlah aspek, antara lain pengalaman bekerja di lembaga pemerintahan, tingkat pendidikan, usia, serta hasil ujian tertulis atau uji kelayakan dan kepatutan.
Materi seleksi dapat mencakup wawasan kebangsaan, pengetahuan pemerintahan desa, hingga kemampuan kepemimpinan. Mekanisme tersebut diharapkan dilaksanakan secara objektif dan mengacu pada ketentuan yang berlaku.
Seleksi tambahan direncanakan berlangsung Kamis, 12 November 2026, sekitar pukul 09.00 WIB di Universitas Galuh Ciamis. Jadwal tersebut masih dapat berubah mengikuti keputusan pihak penyelenggara.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Ciamis Kompol Alan Dahlan menyampaikan bahwa kepolisian melakukan pemantauan dan koordinasi untuk mendukung kelancaran setiap tahapan Pilkades.
Selain menjaga keamanan, komunikasi dengan pemerintah desa, panitia, bakal calon, dan masyarakat dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman yang berpotensi berkembang menjadi persoalan di tengah warga.
Kapolsek juga mengingatkan seluruh pihak agar menghormati mekanisme pencalonan dan keputusan yang ditetapkan berdasarkan aturan. Perbedaan kepentingan dalam proses pemilihan hendaknya disikapi secara dewasa melalui jalur yang tersedia, bukan dengan provokasi atau penyebaran informasi yang belum terverifikasi.
Masyarakat pun diimbau ikut menjaga suasana tetap sejuk selama tahapan Pilkades berlangsung serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau kepolisian apabila menemukan hal yang berpotensi mengganggu keamanan.
Bagi warga Imbanagara, proses pencalonan yang transparan dan dapat diterima semua pihak menjadi bagian penting dari penyelenggaraan Pilkades yang demokratis. Sebab, menjaga persaudaraan antarwarga tetap utuh sama pentingnya dengan menentukan siapa yang nantinya dipercaya memimpin desa.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi Min.co.id










Komentar