Min.co.id | Ciamis — Masa sekolah bukan hanya tentang mengejar nilai dan menyelesaikan pelajaran. Di luar ruang kelas, para pelajar juga menghadapi berbagai risiko yang bisa memengaruhi masa depan mereka, mulai dari perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba hingga jebakan judi online.
Pesan tersebut disampaikan Kapolsek Lakbok IPTU Tri Widiyanto saat memberikan pembinaan kepada siswa-siswi MTs Negeri 8 Lakbok, Desa Sukanagara, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, dalam apel pagi, Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 07.50 WIB di halaman sekolah itu diikuti Kepala MTs Negeri 8 Lakbok Suharjo, para guru, staf sekolah, serta seluruh siswa.
Di hadapan para pelajar, Tri Widiyanto mengingatkan bahwa kedisiplinan harus dibangun dari kebiasaan sehari-hari. Mulai dari datang tepat waktu, menaati aturan sekolah, rajin belajar, hingga menghormati guru dan orang tua.
Ia juga mengingatkan agar perbedaan antarsiswa tidak berubah menjadi permusuhan. Tawuran, perkelahian, dan bullying merupakan perilaku yang harus dihindari karena dapat menyakiti orang lain sekaligus merusak lingkungan belajar.
Perhatian juga diarahkan pada ancaman penyalahgunaan narkoba, obat-obatan terlarang, minuman keras, judi online, serta pinjaman online ilegal. Para siswa diminta tidak mudah tergiur ajakan maupun tawaran keuntungan yang tidak masuk akal.
Persoalan keselamatan di jalan raya turut menjadi bagian dari pembinaan. Pelajar diingatkan menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memenuhi persyaratan usia dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Pembinaan tersebut merupakan bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan (Poldik) yang dijalankan Polsek Lakbok. Melalui pendekatan langsung ke sekolah, kepolisian berupaya menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesadaran hukum sejak usia sekolah.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Lakbok IPTU Tri Widiyanto menyampaikan bahwa pelajar perlu diarahkan agar mampu memilih pergaulan dan aktivitas yang mendukung masa depan mereka.
“Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, kami ingin mengajak para pelajar untuk menjadi generasi yang disiplin, berprestasi, dan taat hukum. Jauhi narkoba, perundungan, tawuran, serta berbagai perilaku negatif lainnya. Gunakan media sosial secara bijak, patuhi aturan lalu lintas, dan fokuslah belajar untuk meraih cita-cita. Keberhasilan generasi muda merupakan kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan bangsa,” ujar Tri Widiyanto.
Pihak sekolah menyambut baik pembinaan tersebut karena memberikan pengingat langsung kepada siswa mengenai pentingnya menjaga perilaku, keselamatan, dan kedisiplinan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Namun, pesan-pesan tersebut tentu perlu terus diperkuat melalui pendampingan guru, perhatian keluarga, serta komunikasi yang terbuka antara sekolah dan orang tua. Sebab, membangun karakter pelajar tidak cukup hanya melalui satu kali pengarahan, melainkan membutuhkan pembiasaan dan pengawasan bersama.
Melalui kegiatan Poldik, Polsek Lakbok berharap para siswa tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, menghormati sesama, memahami aturan, dan mampu menjaga diri dari pengaruh negatif di lingkungannya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan lancar.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi








Komentar