Min.co.id | Ciamis – Ketika musim kemarau berlangsung, air bersih menjadi kebutuhan yang semakin sulit bagi sebagian warga. Kondisi itu dirasakan masyarakat Dusun Cimarga, Desa Margajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, yang mengalami berkurangnya ketersediaan air.
Untuk membantu kebutuhan warga, sebanyak 2.000 liter air bersih disalurkan ke wilayah tersebut pada Kamis (3/9/2026). Bantuan didistribusikan selama dua jam, mulai pukul 12.00 hingga 14.00 WIB, menggunakan kendaraan Strada dan pikap.
Air tersebut tidak hanya diberikan kepada warga, tetapi juga disalurkan ke dua fasilitas ibadah, yakni Masjid Baiturrahman di RT 04 RW 02 dan Masjid Al Huda di RT 05 RW 02, Desa Margajaya. Sebanyak 15 kepala keluarga di sekitar lokasi turut menerima bantuan.
Bagi warga yang tengah menghadapi keterbatasan air, kedatangan pasokan tersebut menjadi bantuan praktis di tengah kebutuhan sehari-hari yang tetap harus berjalan. Air diperlukan untuk berbagai keperluan rumah tangga maupun aktivitas di fasilitas ibadah.
Penyaluran dilakukan oleh personel Polsek Pamarican, yakni Aiptu Undi Hendi, Aiptu Khotim, Aipda Yayan Sopyan, dan Bripka Agus Juhara. Mereka membantu mendistribusikan air secara langsung kepada warga dan pengurus masjid.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Pamarican IPTU Baehaki mengatakan, bantuan tersebut diberikan sebagai respons terhadap kondisi warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau.
“Polri akan selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, terlebih ketika warga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti air bersih,” kata Baehaki.
Menurutnya, kepolisian juga mendorong kepedulian dan gotong royong masyarakat dalam menghadapi persoalan sosial yang muncul di lingkungan.
Seorang warga Desa Margajaya mengaku terbantu dengan adanya pasokan air tersebut. Ia mengatakan, keterbatasan air menjadi persoalan yang dirasakan warga ketika kondisi kemarau berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Pamarican yang sudah membantu memberikan air bersih. Bantuan ini sangat berarti bagi kami karena saat ini memang sedang kesulitan mendapatkan air,” ujarnya.
Persoalan air bersih pada musim kemarau tidak hanya menyangkut kebutuhan rumah tangga. Fasilitas umum seperti tempat ibadah juga membutuhkan ketersediaan air agar aktivitas masyarakat tetap dapat berlangsung.
Karena itu, distribusi air ke lingkungan warga dan dua masjid tersebut menjadi salah satu bentuk respons terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan.
Bantuan air bersih itu disalurkan hingga pukul 14.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan lancar.
Kepolisian berharap masyarakat tetap menjaga komunikasi apabila mengalami persoalan yang membutuhkan penanganan bersama. Di sisi lain, warga berharap perhatian terhadap kesulitan air bersih dapat terus dilakukan selama musim kemarau masih berlangsung.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis, diolah Redaksi








Komentar