Menjaga Mutu di Balik Laju Logistik Nasional, KAI Logistik Perkuat Standar Internasional Jelang Resertifikasi ISO

Min.co.id | Jakarta – Di balik jutaan ton barang yang setiap hari bergerak melintasi jalur distribusi nasional, terdapat proses panjang yang memastikan setiap layanan berjalan aman, berkualitas, dan berkelanjutan. Komitmen itulah yang kini kembali ditegaskan PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) melalui rangkaian proses resertifikasi dan surveillance Sistem Manajemen Berbasis ISO yang tengah dijalani perusahaan.

Bagi pelanggan, layanan logistik mungkin hanya terlihat dari ketepatan waktu pengiriman barang. Namun di balik itu, terdapat standar mutu, keselamatan kerja, dan pengelolaan lingkungan yang terus dijaga agar setiap proses distribusi berjalan sesuai standar internasional.

Sejak 11 Mei 2026, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) tersebut menjalani evaluasi menyeluruh terhadap implementasi sistem manajemen perusahaan sebagai bagian dari audit sertifikasi ulang sejumlah standar ISO yang selama ini menjadi fondasi tata kelola perusahaan.

Audit tersebut bertujuan memastikan KAI Logistik tetap konsisten menerapkan ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu, ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen Lingkungan, serta ISO 45001:2018 mengenai Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Sebagai bagian dari persiapan menuju resertifikasi, KAI Logistik juga menggelar in-house training auditor internal pada 17–18 Juni 2026. Sebanyak 30 pegawai mengikuti pelatihan intensif yang dirancang untuk memperkuat kemampuan audit internal perusahaan.

Tak hanya mempelajari tiga standar ISO utama, para peserta juga dibekali pemahaman mengenai ISO 19011:2018, standar internasional yang mengatur pedoman pelaksanaan audit sistem manajemen.

Pelatihan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan perusahaan memiliki auditor internal yang kompeten dalam menjaga kualitas implementasi sistem manajemen di seluruh lini operasional.

Vice President of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, menegaskan bahwa keberadaan auditor internal memiliki peran penting dalam menjaga konsistensi penerapan standar perusahaan.

“Melalui pelatihan ini, auditor internal diharapkan memiliki kompetensi yang memadai untuk mendukung pelaksanaan audit secara objektif, sistematis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Dwi.

Menurutnya, audit internal bukan sekadar kewajiban administratif untuk mempertahankan sertifikasi internasional. Lebih dari itu, audit menjadi instrumen penting dalam mengevaluasi proses kerja, mengidentifikasi peluang perbaikan, serta mendorong efisiensi operasional secara berkelanjutan.

Melalui mekanisme tersebut, setiap area kerja dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat budaya keselamatan kerja, serta memastikan aspek lingkungan tetap menjadi perhatian utama dalam aktivitas perusahaan.

Bagi KAI Logistik, mempertahankan sertifikasi ISO bukan hanya soal memperoleh pengakuan internasional. Sertifikasi tersebut menjadi simbol komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan layanan logistik yang andal, aman, dan terpercaya bagi pelanggan di seluruh Indonesia.

Seluruh rangkaian resertifikasi ditargetkan selesai pada awal Juli 2026, menyesuaikan masa berlaku sertifikasi sebelumnya yang akan berakhir pada 3 Juli 2026.

Dengan langkah tersebut, KAI Logistik berharap mampu menjaga keberlanjutan penerapan standar mutu, keselamatan kerja, dan pengelolaan lingkungan yang selama ini menjadi fondasi dalam mendukung layanan logistik nasional.

Di tengah meningkatnya kebutuhan distribusi barang dan persaingan industri logistik yang semakin ketat, upaya menjaga standar internasional menjadi bukti bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari banyaknya barang yang diangkut, tetapi juga dari kualitas sistem yang menopang setiap perjalanan logistik hingga sampai ke tangan pelanggan.

Penulis: Achmad Suharya
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik),Diolah Redaksi

Komentar

News Feed