JAKARTA | Lonjakan pengiriman barang menjelang Lebaran mulai terasa. PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatat ribuan sepeda motor sudah didistribusikan ke berbagai daerah sejak awal Ramadan.
Tingginya aktivitas pengiriman ini diperkirakan akan terus meningkat hingga memasuki puncak arus logistik pada pekan ketiga Ramadan.
VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, mengatakan Ramadan hingga Lebaran selalu menjadi momentum dengan peningkatan aktivitas distribusi barang yang signifikan setiap tahun.
“Momentum Ramadan hingga Lebaran setiap tahunnya menjadi salah satu periode dengan peningkatan aktivitas logistik yang cukup signifikan,” ujar Dwi.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat untuk mengirimkan barang ke kampung halaman, termasuk kendaraan pribadi seperti sepeda motor hingga hewan peliharaan, menjadi salah satu faktor utama meningkatnya volume pengiriman.
2.300 Motor Sudah Dikirim
Data KAI Logistik menunjukkan peningkatan pengiriman mulai terlihat sejak pekan kedua Ramadan.
Salah satu layanan yang mengalami lonjakan adalah pengiriman sepeda motor. Hingga saat ini, tercatat 2.300 unit sepeda motor telah berhasil didistribusikan ke berbagai kota tujuan.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 5 persen dibandingkan pekan pertama Ramadan yang mencapai 2.217 unit.
Tidak hanya sepeda motor, pengiriman hewan peliharaan juga mengalami tren peningkatan. Sejak awal Ramadan hingga 9 Maret 2026, tercatat 9.732 hewan peliharaan telah didistribusikan melalui layanan KAI Logistik.
Lonjakan ini diperkirakan masih akan terus bertambah menjelang puncak arus pengiriman Lebaran.
KAI Logistik Siapkan Kapasitas 400 Ton
Menghadapi lonjakan permintaan tersebut, KAI Logistik telah menyiapkan berbagai langkah strategis di sektor operasional.
Mulai dari pemeriksaan sarana dan kelayakan operasi, inspeksi kesiapan layanan, optimalisasi bongkar muat, hingga peningkatan utilisasi armada trucking.
Selain itu, penguatan koordinasi dan aspek keselamatan di seluruh titik layanan juga menjadi prioritas utama.
“Secara kapasitas, KAI Logistik menyediakan sekitar 400 ton kapasitas pulang-pergi untuk mendukung distribusi logistik selama angkutan Lebaran,” jelas Dwi.
Ia menambahkan, kapasitas tersebut diyakini masih mampu mengakomodasi lonjakan pengiriman dari masyarakat maupun pelaku usaha.
Operasional Disesuaikan
Untuk menjaga kelancaran distribusi selama periode padat, KAI Logistik juga melakukan penyesuaian operasional.
Layanan pengiriman ke sejumlah tujuan akan libur mulai 18 Maret 2026, sementara layanan KALOG Express akan kembali beroperasi pada 25 Maret 2026.
Meski demikian, pada 18 Maret KAI Logistik tetap mengoperasikan pengiriman dengan kapasitas hingga 20 ton melalui KA Blambangan Ekspres dan KA Sri Tanjung.
Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan distribusi masyarakat tetap dapat terlayani.
Imbau Kirim Barang Lebih Awal
KAI Logistik juga mengimbau masyarakat agar merencanakan pengiriman barang lebih awal guna menghindari kepadatan menjelang puncak pengiriman Lebaran.
Dengan perencanaan lebih dini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan yang lebih optimal serta memastikan barang tiba tepat waktu di kota tujuan.
“KAI Logistik terus berkomitmen menghadirkan layanan logistik yang aman dan andal bagi masyarakat selama periode Ramadan dan Lebaran,” kata Dwi.
Ia menegaskan bahwa jaringan distribusi berbasis kereta api menjadi salah satu keunggulan utama dalam menjaga keandalan pengiriman, terutama saat kebutuhan logistik meningkat drastis selama musim mudik.(*)
Sumber: Humas KAI Logistik
Editor: Redaksi










Komentar