Min.co.id | Bandung – Kesempatan mendapatkan pekerjaan kembali terbuka bagi masyarakat Jawa Barat. Polda Jawa Barat melalui program POLIRAN (Polisi Peduli Pengangguran) akan menggelar Job Fair pada Rabu, 11 November 2026, di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB tersebut terbuka untuk masyarakat umum tanpa dipungut biaya. Bursa kerja ini diharapkan menjadi ruang pertemuan antara pencari kerja dengan dunia usaha sekaligus membuka akses masyarakat terhadap berbagai peluang pekerjaan.
Tidak hanya menyediakan informasi lowongan kerja, penyelenggara juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung. Mulai dari booth UMKM, layanan Balai Latihan Kerja (BLK) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), hingga konsultasi khusus bagi penyandang disabilitas.
Kehadiran berbagai layanan tersebut diharapkan membantu pencari kerja mempersiapkan diri, baik dari sisi administrasi maupun peningkatan keterampilan sebelum memasuki dunia kerja.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengatakan POLIRAN Job Fair tidak hanya ditujukan sebagai ajang pencarian pekerjaan, tetapi juga menyediakan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
“Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, terdapat dua jenis berkas yang perlu disiapkan, yaitu berkas fisik dan berkas digital,” ujar Hendra, Kamis (5/11/2026).
Untuk berkas fisik, peserta diimbau membawa Curriculum Vitae (CV), fotokopi KTP, fotokopi ijazah terakhir, serta SKCK atau surat keterangan kesehatan apabila dipersyaratkan oleh perusahaan.
Sementara dokumen digital berupa CV, KTP, ijazah, pas foto, dan sertifikat pendukung perlu disimpan dalam telepon genggam dengan format PDF atau JPEG agar mudah diakses ketika dibutuhkan.
Selain menyiapkan dokumen, masyarakat juga diimbau melakukan pendaftaran melalui aplikasi Nyari Gawé. Pendaftaran akun diarahkan menggunakan format penamaan NAMA POLIRAN 2026.
Bagi masyarakat yang selama ini kesulitan memperoleh informasi lowongan pekerjaan atau membutuhkan akses pelatihan keterampilan, kegiatan ini dapat menjadi kesempatan untuk mencari peluang sekaligus memperoleh informasi pendukung.
Penyelenggaraan Job Fair tersebut juga membawa harapan agar upaya mengurangi pengangguran tidak berhenti pada kegiatan bursa kerja. Keterhubungan antara pencari kerja, perusahaan, lembaga pelatihan, dan layanan pendukung diharapkan dapat membuka jalan bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan mereka.
Pada akhirnya, keberhasilan kegiatan ini bukan hanya dilihat dari banyaknya pengunjung, tetapi juga dari seberapa besar peluang kerja yang benar-benar dapat diakses dan dimanfaatkan masyarakat.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Bid Humas Polda Jabar,Diolah Redaksi









Komentar