Min.co.id | Ciamis — Menjaga keamanan kantor bukan hanya soal berdiri di pintu masuk atau memeriksa orang yang datang. Petugas satuan pengamanan (Satpam) juga dituntut peka membaca situasi, mengenali gerak-gerik mencurigakan, dan mengetahui kapan harus berkoordinasi dengan kepolisian.
Hal itu menjadi perhatian dalam kunjungan Panit Binmas 1 Polsek Ciamis, Aiptu Samsul Ilham, kepada petugas Satpam Kantor BULOG Ciamis, Jumat (9/10/2026), sekitar pukul 11.00 WIB.
Dalam pertemuan yang diterima Danru Satpam, Ondu, bersama sejumlah anggota itu, pembahasan diarahkan pada kesiapsiagaan petugas, kedisiplinan saat bertugas, serta langkah menghadapi potensi gangguan keamanan di lingkungan kerja.
Bagi petugas yang setiap hari berada di garis depan pengamanan, kewaspadaan menjadi bagian penting dari pekerjaan. Gangguan keamanan tidak selalu datang dalam bentuk kejadian besar. Situasi yang tampak biasa pun perlu diperhatikan apabila menunjukkan tanda-tanda mencurigakan.
Polsek Ciamis mengingatkan Satpam untuk mewaspadai tindak kriminalitas, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor atau C3. Potensi gangguan lain, seperti aktivitas geng motor dan aksi premanisme, juga menjadi perhatian.
Petugas pengamanan diharapkan melakukan pemantauan lingkungan secara berkala dan tidak ragu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, maupun kepolisian apabila menemukan keadaan yang patut dicurigai.
Namun, kewaspadaan bukan berarti bertindak tanpa pertimbangan. Setiap indikasi gangguan perlu ditangani secara profesional, sesuai prosedur, dan tidak didasarkan pada prasangka semata.
Aiptu Samsul Ilham juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan diri serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap ramah melalui prinsip senyum, sapa, dan salam.
Di tengah derasnya informasi yang beredar, Satpam turut diimbau tidak mudah terprovokasi kabar yang belum terverifikasi, terutama informasi yang berpotensi memicu perselisihan.
Pembinaan tersebut tidak hanya menyangkut kewaspadaan di lapangan. Aspek kompetensi profesi juga menjadi perhatian.
Petugas yang belum memiliki sertifikat atau ijazah pendidikan Satpam diimbau berkoordinasi dengan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) untuk mengikuti pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kompetensi menjadi salah satu unsur penting agar petugas memahami batas kewenangan, prosedur pengamanan, dan cara menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan orang lain maupun dirinya sendiri.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, melalui Kapolsek Ciamis Kompol Alan Dahlan, menempatkan Satpam sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan kerja dan objek vital. Komunikasi antara Satpam dan aparat diharapkan membantu mendeteksi potensi gangguan lebih awal serta mempercepat koordinasi ketika dibutuhkan.
Kunjungan ke Kantor BULOG Ciamis ini merupakan bagian dari pendekatan preventif Polsek Ciamis melalui sambang dan pembinaan kepada unsur pengamanan swakarsa.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif. Meski demikian, upaya menjaga keamanan tidak berhenti pada pertemuan tersebut. Kewaspadaan sehari-hari, keterampilan petugas, dan koordinasi yang berjalan baik tetap menjadi bagian penting dalam mencegah gangguan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi








Komentar