Gunung Anak Krakatau Jadi Perhatian, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tetap Berjalan

Min.co.id | Jakarta – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian di tengah mobilitas masyarakat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan perjalanan kereta api tetap berlangsung dengan mengutamakan aspek keselamatan dan pemantauan kondisi operasional.

KAI menyatakan terus mengikuti perkembangan kondisi terkini serta berkoordinasi dengan instansi terkait, di antaranya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, kondisi yang berpotensi memengaruhi perjalanan kereta menjadi bagian dari pemantauan dan evaluasi operasional. Kesiapan sarana, prasarana, serta petugas di lapangan juga terus diperhatikan.

“KAI memastikan perjalanan kereta api tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan. Pemantauan kondisi operasional, kesiapan sarana dan prasarana, serta koordinasi petugas di lapangan terus dilakukan untuk menjaga perjalanan pelanggan tetap aman dan nyaman,” ujar Anne dalam keterangan KAI yang dikutip Senin (7/9/2026).

Hingga Senin, KAI menyebut seluruh perjalanan kereta api masih beroperasi sesuai jadwal. Meski demikian, evaluasi terhadap kondisi jalur dan lingkungan sekitar wilayah operasional tetap dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan informasi dari instansi berwenang.

Pemantauan juga mencakup layanan KA Bandara. KAI menyatakan layanan tersebut tetap berjalan dengan menyesuaikan kondisi terkini, termasuk melakukan koordinasi apabila terdapat perubahan pada operasional penerbangan yang dapat berdampak terhadap kebutuhan perjalanan masyarakat.

Anne mengatakan kesiapsiagaan operasional KAI ditopang oleh prosedur keselamatan, mulai dari pemantauan perjalanan, mitigasi risiko, koordinasi antarunit hingga kesiapan petugas menghadapi perubahan kondisi di lapangan.

Di sisi lain, KAI mengimbau masyarakat agar tidak panik dan menjadikan informasi dari lembaga resmi sebagai rujukan. Informasi terkait kondisi cuaca maupun aktivitas vulkanik dapat berubah sehingga perkembangan terbaru perlu diperhatikan sebelum masyarakat melakukan perjalanan.

“KAI mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengacu pada informasi resmi dari BMKG, Badan Geologi Kementerian ESDM melalui PVMBG, serta kanal resmi KAI. Kami terus memastikan layanan kereta api berjalan aman dengan mengutamakan keselamatan pelanggan dan petugas,” kata Anne.

Untuk sementara, tidak ada perubahan jadwal perjalanan kereta api yang disampaikan KAI akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Namun, pemantauan dan evaluasi tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila kondisi di sekitar jalur operasional berubah.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Infopublik,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed