Min.co.id | Nias Selatan – Lapisan cat baru perlahan menutup dinding ruang kelas dan plafon SMK Negeri 1 di Desa Tuindrao, Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan. Di tengah sekolah yang hingga kini belum beroperasi, pekerjaan tersebut menjadi bagian dari proses panjang menyiapkan fasilitas pendidikan agar nantinya lebih layak digunakan.
Pekerjaan perbaikan itu dilakukan personel Satgas Bakti TNI dari Yonif TP 905/TS pada Jumat (14/8/2026), sebagai bagian dari Program Bakti TNI untuk Rakyat.
Tahap pekerjaan yang berlangsung saat ini mencakup pengecatan dinding ruang kelas dan plafon. Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak TNI, keseluruhan perbaikan gedung sekolah tersebut baru mencapai progres sekitar 28 persen.
Artinya, masih terdapat sejumlah tahapan pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum fasilitas pendidikan itu dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan. Kondisi tersebut juga menjadi alasan sekolah belum dapat menjalankan aktivitas operasionalnya.
Kapendam I/BB Kolonel Inf. Sandy, S.I.P., mengatakan perbaikan sarana pendidikan merupakan salah satu bentuk dukungan TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Perbaikan sarana pendidikan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung terciptanya fasilitas belajar yang lebih layak bagi para siswa dan tenaga pendidik,” ujar Sandy.
Program tersebut disebut merupakan bagian dari Bakti TNI untuk Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Sasaran kegiatannya mencakup dukungan terhadap pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang dinilai dibutuhkan masyarakat, termasuk fasilitas pendidikan.
Bagi dunia pendidikan, keberadaan gedung sekolah yang layak tidak hanya menyangkut tampilan fisik. Ruang kelas, plafon, dinding, serta fasilitas pendukung lainnya menjadi bagian dari lingkungan yang akan digunakan siswa dan tenaga pendidik ketika proses belajar mengajar nantinya berjalan.
Karena itu, penyelesaian pekerjaan menjadi tahapan penting sebelum sekolah dapat dimanfaatkan secara penuh. Dengan progres yang baru mencapai 28 persen, pekerjaan masih membutuhkan waktu dan tahapan lanjutan.
Selain pembangunan fisik, TNI memandang dukungan terhadap fasilitas pendidikan sebagai bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia di daerah. Lingkungan belajar yang aman dan nyaman diharapkan dapat menunjang aktivitas pendidikan ketika sekolah telah siap beroperasi.
Perbaikan SMK Negeri 1 di Desa Tuindrao pun kini masih berjalan. Cat yang menempel di dinding dan plafon menjadi salah satu tanda bahwa gedung tersebut sedang dipersiapkan untuk fungsi yang lebih besar: menjadi ruang belajar bagi generasi muda di Nias Selatan.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Pendam I/BB,diolah redaksi










Komentar