Min.co.id | Majalengka — Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini bukan lagi sekadar teknologi yang dibicarakan sebagai masa depan. Teknologi itu sudah hadir di tengah kehidupan pelajar, termasuk dalam aktivitas belajar dan mencari informasi. Karena itu, kemampuan memahami cara kerja, manfaat, sekaligus risikonya menjadi bagian penting dari literasi digital.
Persoalan tersebut menjadi materi yang diperkenalkan kepada 102 siswa SMKN 1 Maja, Kabupaten Majalengka, melalui kegiatan Training of Trainer (TOT) Paham AI, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut memberikan pembelajaran mengenai AI kepada para siswa. Materi disampaikan melalui paparan dan interaksi dengan peserta, dengan tujuan mengenalkan penggunaan teknologi tersebut secara lebih bijak, terutama dalam lingkungan pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
Di tengah semakin mudahnya pelajar mengakses berbagai aplikasi berbasis AI, kemampuan menggunakan teknologi tidak cukup hanya dengan mengetahui cara mengoperasikannya. Pemahaman mengenai manfaat dan potensi risikonya juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan.
Dalam kegiatan tersebut, edukasi Paham AI diberikan oleh jajaran Polres Majalengka. Kegiatan dipimpin Kasihumas Polres Majalengka AKP Yayan Suripna, S.H., bersama trainer dari Polres Majalengka.
Sejumlah personel turut terlibat, di antaranya Kasi TIK Polres Majalengka Ipda Doni Arivanto, S.H., CPHR, serta Kanit PPA Satreskrim Polres Majalengka Ipda Wawan Kartiwan, S.H.
Bagi pelajar, kehadiran AI membuka banyak kemungkinan dalam memperoleh informasi dan membantu proses belajar. Namun, kemudahan tersebut sekaligus membutuhkan kemampuan untuk menilai informasi, memahami batas penggunaan teknologi, serta tetap bertanggung jawab terhadap hasil yang diperoleh.
Kegiatan di SMKN 1 Maja itu menjadi bagian dari rangkaian TOT Paham AI yang memasuki pekan keempat. Para siswa mengikuti kegiatan secara interaktif dan menunjukkan antusiasme selama materi berlangsung.
Edukasi semacam ini menjadi relevan ketika teknologi AI semakin mudah dijangkau oleh masyarakat. Pelajar tidak hanya berhadapan dengan peluang memanfaatkan AI untuk mendukung kegiatan belajar, tetapi juga perlu memahami bahwa teknologi tersebut bukan pengganti kemampuan berpikir dan penilaian manusia.
Rangkaian kegiatan berlangsung hingga selesai dalam suasana aman dan tertib.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Majalengka, diolah Redaksi










Komentar