Ribuan Anak Muda Berebut Kuota Pelatihan Gratis, Kemnaker Ajak Generasi Siap Kerja Daftar Sebelum Ditutup

Min.co.id | Jakarta – Harapan baru kembali dibuka bagi generasi muda Indonesia yang ingin meningkatkan keterampilan dan memperbesar peluang kerja. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 dengan kuota mencapai 30 ribu peserta dari seluruh Indonesia.

Program pelatihan gratis tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif dan berbasis digital.

Melalui sistem terintegrasi SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker, masyarakat kini dapat mendaftar secara daring dengan proses yang lebih mudah, transparan, dan dapat dilakukan secara mandiri dari mana saja.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan pelatihan vokasi bukan hanya sekadar program peningkatan keterampilan, tetapi juga menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mendapatkan peluang kerja yang lebih luas.

“Seluruh proses pendaftaran kami desain agar mudah diakses dan transparan. Peserta cukup mengikuti alur melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker mulai dari pembuatan akun hingga asesmen kesiapan,” ujar Darmawansyah melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (24/5/2026).

Pendaftaran Batch 2 dibuka mulai 19 Mei hingga 9 Juni 2026. Dalam program tersebut, peserta dapat memilih hingga tiga program pelatihan sesuai minat dan kompetensi yang ingin dikembangkan.

Suasana antusias pun diperkirakan kembali terlihat seperti pada batch sebelumnya, di mana ribuan pencari kerja, lulusan sekolah, hingga masyarakat umum berlomba memanfaatkan kesempatan pelatihan gratis bersertifikat tersebut.

Tak hanya memperoleh ilmu dan pengalaman, peserta yang lolos seleksi juga akan mendapatkan berbagai fasilitas penunjang seperti makan siang gratis, bantuan transportasi, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan, sertifikat kompetensi BNSP, hingga fasilitas asrama bagi peserta tertentu.

Program ini juga dilengkapi dengan asesmen potensi diri dan tes kesiapan pelatihan guna memastikan peserta mendapatkan bidang pelatihan yang sesuai dengan kemampuan dan minat mereka.

Tahapan seleksi dijadwalkan berlangsung pada 10–17 Juni 2026, sementara pengumuman peserta lolos akan diumumkan pada 18 Juni 2026. Adapun kick off dan orientasi pelatihan akan dimulai pada 22 Juni 2026.

Kemnaker berharap program ini mampu melahirkan tenaga kerja terampil, adaptif, dan siap bersaing di tengah perubahan dunia industri yang terus berkembang pesat.

Bagi banyak anak muda, program ini bukan sekadar pelatihan gratis, melainkan peluang untuk mengubah masa depan melalui keterampilan dan kompetensi yang lebih siap menghadapi dunia kerja nyata.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Biro Humas Kemnaker – Diolah Redaksi

Komentar

News Feed