Min.co.id | Suasana hangat silaturahmi Syawalan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu berubah menjadi arena adu strategi penuh ketegangan. Puluhan peserta dari kalangan wartawan, lembaga, dan instansi pemerintah saling berhadapan di atas papan catur, menguji kecerdasan, kesabaran, serta ketajaman membaca langkah lawan.
Di tengah persaingan sengit tersebut, nama Kompol Tahir Muhiddin, S.E., S.I.K., M.M., CPHR tampil sebagai sosok yang tak terbendung. Dengan permainan tenang namun penuh perhitungan, perwira polisi tersebut berhasil menyingkirkan para pesaingnya hingga akhirnya keluar sebagai Juara 1 Turnamen Catur Syawalan Diskominfo Indramayu 2026.
Sejak babak awal, pertandingan berlangsung ketat. Setiap langkah bidak menjadi penentu arah permainan. Para peserta terlihat serius memikirkan strategi, sementara penonton yang menyaksikan turut larut dalam atmosfer kompetisi yang sportif namun penuh keakraban.
Keunggulan Kompol Tahir Muhiddin terlihat dari konsistensi permainan dan kemampuannya membaca pola serangan lawan. Beberapa pertandingan bahkan berakhir dramatis setelah duel panjang yang menguras konsentrasi.
Posisi Juara 2 berhasil diraih oleh Rohman, sementara Abdul Jamil AS menempati Juara 3 setelah melalui pertandingan perebutan posisi yang tidak kalah menegangkan.
Adapun kategori harapan diraih oleh, Harapan 1: Diman, Harapan 2: Muhammad Abidin, Harapan 3: Nastiyo
Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah, insan pers, serta berbagai lembaga di Kabupaten Indramayu pasca perayaan Idulfitri.
Melalui kegiatan tersebut, semangat kebersamaan dan komunikasi lintas sektor terasa semakin kuat. Catur dipilih bukan tanpa alasan, karena permainan ini dinilai mencerminkan pentingnya strategi, kesabaran, serta kecermatan dalam mengambil keputusan nilai yang relevan dalam pelayanan publik maupun dunia jurnalistik.
Kegiatan Syawalan Diskominfo Indramayu pun diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat kolaborasi sekaligus menghadirkan ruang interaksi yang sehat, edukatif, dan penuh kebersamaan.
Penulis: Achmad Suharya
Editor: Redaksi










Komentar