Arus Mudik Mulai Menggeliat, Daop 7 Madiun Layani Puluhan Ribu Penumpang di Awal Angkutan Lebaran 2026

MADIUN |  Atmosfer mudik Lebaran 2026 mulai terasa kuat di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Memasuki hari kelima masa Angkutan Lebaran, lonjakan jumlah penumpang kereta api jarak jauh menunjukkan peningkatan signifikan seiring dimulainya libur sekolah yang mendorong mobilitas masyarakat lebih awal.

Data operasional hingga Minggu, 15 Maret 2026 mencatat sebanyak 83.664 pelanggan telah dilayani di wilayah Daop 7 Madiun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 53.968 penumpang datang, sementara 29.696 lainnya berangkat menuju berbagai kota tujuan.

Libur Sekolah Picu Pergerakan Lebih Cepat

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa tren kepadatan penumpang diperkirakan masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Pada Minggu (15/3), tercatat 7.228 penumpang berangkat dan 12.555 penumpang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 7.

Sementara itu, berdasarkan data sementara hingga pukul 18.00 WIB pada Senin (16/3/2026), jumlah pelanggan yang berangkat mencapai 5.942 orang dan kedatangan mencapai 11.124 orang.

Menurut Tohari, momentum libur sekolah menjadi faktor utama percepatan arus perjalanan masyarakat tahun ini.

“Banyak masyarakat memilih berangkat lebih awal, baik untuk mudik maupun berlibur bersama keluarga, sehingga peningkatan volume penumpang terasa lebih cepat,” ujarnya.

Antisipasi Lonjakan, KAI Tambah Kapasitas

Menghadapi tingginya permintaan perjalanan, KAI Daop 7 Madiun mengambil sejumlah langkah strategis guna menjaga kelancaran layanan selama periode Angkutan Lebaran.

Salah satunya melalui pengoperasian KA Brantas Tambahan relasi Blitar–Pasarsenen pulang pergi. Kereta tambahan tersebut membawa rangkaian lima kereta eksekutif berkapasitas 250 tempat duduk serta empat kereta ekonomi dengan kapasitas 288 tempat duduk.

Selama masa Angkutan Lebaran 2026, total kapasitas tambahan yang disediakan mencapai 11.836 kursi, terdiri dari 5.500 kursi eksekutif dan 6.336 kursi ekonomi.

Selain penambahan perjalanan, KAI juga meningkatkan pengawasan operasional dan pelayanan di stasiun-stasiun utama guna memastikan keamanan serta kenyamanan pelanggan tetap terjaga.

“Kami berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman dan lancar. Pelanggan diimbau datang lebih awal agar proses keberangkatan berjalan nyaman,” tutup Tohari.

(rilsi/ Chandra)

Sumber: Humas Daop 7 Madiun

Editor: Redaksi

Komentar

News Feed