MADIUN | Tingginya mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026 turut diiringi meningkatnya barang bawaan yang tertinggal di perjalanan kereta api. Menyikapi hal tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memastikan seluruh barang temuan pelanggan ditangani secara profesional melalui sistem pengamanan khusus.
Sejak periode angkutan dimulai pada 11 Maret hingga 17 Maret 2026, petugas KAI Daop 7 Madiun berhasil mengamankan 28 barang milik pelanggan yang tertinggal, baik di dalam rangkaian kereta maupun di area stasiun. Jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatat 14 barang temuan.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah barang temuan tidak lepas dari tingginya aktivitas perjalanan masyarakat menjelang Idulfitri. Meski demikian, ia memastikan seluruh barang yang ditemukan langsung diamankan dan dicatat dalam sistem digital perusahaan.
Melalui sistem Lost and Found, setiap laporan kehilangan dapat ditelusuri secara terintegrasi sehingga memudahkan proses pengembalian kepada pemilik yang sah.
Beragam jenis barang berhasil diamankan petugas, mulai dari perlengkapan pribadi seperti tas, jaket, helm, dan topi, hingga barang bernilai tinggi seperti telepon genggam, laptop, dompet, perhiasan, serta tas berisi uang tunai jutaan rupiah.
Pada Selasa (17/3), petugas kembali menemukan barang milik pelanggan berupa satu unit ponsel dan tas ransel yang berisi uang tunai sebesar Rp3.750.000.
KAI mengimbau para pelanggan agar lebih teliti sebelum meninggalkan kursi kereta maupun area stasiun. Namun apabila kehilangan terjadi, pelanggan dapat segera melapor kepada petugas layanan pelanggan di stasiun atau menghubungi Contact Center 121 serta kanal resmi media sosial KAI121.
KAI menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan pelanggan menjadi prioritas utama, termasuk memastikan barang yang tertinggal tetap terlindungi hingga kembali ke tangan pemiliknya.
(rilis/Chandra)
Sumber: Humas KAI Daop 7 Madiun
Editor: Redaksi










Komentar