Demo 24 September, Polda Jabar Ingatkan Warga Jangan Terprovokasi

Min.co.id | Bandung  – Polda Jawa Barat mengimbau masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum pada Kamis (24/9/2026) agar tetap menjaga ketertiban dan kedamaian. Polisi meminta peserta aksi tidak mudah terprovokasi oleh isu, ajakan, maupun hasutan yang berpotensi memicu kericuhan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, kepolisian menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, kebebasan tersebut harus dijalankan secara bertanggung jawab dan tetap memperhatikan keamanan serta ketertiban umum.

“Kami menghormati hak menyampaikan pendapat. Namun, kami juga mengingatkan agar hak tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Hendra, Kamis (24/9/2026).

Menurut dia, peserta penyampaian pendapat diharapkan dapat mengendalikan diri selama kegiatan berlangsung. Aspirasi, kata Hendra, dapat disampaikan tanpa melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan kerusuhan maupun merugikan masyarakat lainnya.

Polda Jabar juga menegaskan tidak akan mentolerir tindakan anarkis dalam bentuk perusakan fasilitas umum maupun properti milik orang lain, pembakaran, hingga pelemparan benda yang dapat membahayakan keselamatan.

Di tengah dinamika penyampaian aspirasi, masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Hendra mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpancing oleh isu maupun provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“ Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan tidak mudah terpancing atau terprovokasi oleh isu, ajakan, ataupun hasutan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang mungkin ingin memanfaatkan situasi untuk kepentingannya sendiri,” katanya.

Ia berharap penyampaian aspirasi tetap dilakukan dengan cara yang santun, tertib, dan bermartabat sesuai dengan ketentuan serta norma yang berlaku.

“Kami menginginkan kegiatan ini berjalan dengan damai dan tertib. Jangan sampai niat baik menyampaikan aspirasi justru berujung pada hal-hal yang merugikan banyak pihak dan merusak perdamaian. Jawa Barat harus tetap aman dan damai,” tutur Hendra.

Polda Jabar mengajak seluruh pihak ikut menjaga situasi kondusif selama berlangsungnya penyampaian pendapat di muka umum. Kepolisian juga mengingatkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Bid Humas Polda Jabar,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed