Min.co.id | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun menggelar tes psikologi rekrutmen eksternal 2026 untuk tingkat SLTA, D3, dan D4/S1 di Grha Wana Java Perhutani, Madiun.
Tes tersebut diikuti 581 peserta yang lolos dari 2.312 peserta tes kesehatan awal. Vice President KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, meninjau pelaksanaan tes pada Selasa (20/10/2026).
Ali mengingatkan peserta agar fokus mengikuti seleksi, percaya pada kemampuan diri, dan menjaga integritas. Ia juga meminta peserta mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan KAI dan menjanjikan kelulusan.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan seluruh proses rekrutmen tidak dipungut biaya.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan dalih bisa memasukkan seseorang menjadi pegawai KAI. Proses rekrutmen KAI tidak dipungut biaya apa pun,” ujar Tohari.
Ia menambahkan, peserta tidak perlu membayar biaya administrasi, uang muka, maupun biaya akomodasi dan transportasi kepada pihak penyelenggara rekrutmen.
KAI menegaskan informasi lowongan dan pendaftaran hanya tersedia melalui situs resmi karier.kai.id. Perusahaan juga tidak menerima lamaran fisik melalui pos di luar ketentuan resmi.
Peserta diminta mewaspadai agen perjalanan yang mewajibkan pemesanan tiket atau hotel sebagai bagian dari seleksi.
Tahapan rekrutmen meliputi seleksi administrasi, tes kesehatan awal, tes psikologi, wawancara, tes kesehatan akhir, dan pendidikan serta pelatihan (diklat). Hasil seleksi diumumkan melalui akun peserta di situs resmi KAI.
KAI mengimbau masyarakat mengonfirmasi informasi mencurigakan melalui saluran resmi perusahaan untuk menghindari penipuan.
Penulis: Chandra
Editor: Redaksi
Sumber: Humas KAI Daop 7 Madiun










Komentar