Min.co.id dan Komisi Informasi Kabupaten Cirebon Bahas Literasi Publik dan Jurnalistik di IPB

Min.co.id | Cirebon – Di tengah derasnya arus informasi digital, mahasiswa dituntut tidak sekadar mampu menerima dan membagikan informasi. Kemampuan memeriksa fakta, memahami hak atas informasi, berpikir kritis, hingga menuangkan gagasan melalui tulisan menjadi keterampilan yang semakin penting.

Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam kunjungan pimpinan Min.co.id, Achmad Suharya bersama Komisioner Komisi Informasi Kabupaten Cirebon bidang Kelembagaan dan Tata Kelola, Hendriawan Angga Maradeka, S.E., ke Institut Prima Bangsa (IPB) Cirebon, Kamis (10/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari pembahasan rencana edukasi mengenai keterbukaan informasi publik dan pelatihan jurnalistik bagi mahasiswa IPB Cirebon.

Rombongan diterima Wakil Rektor III IPB Cirebon, Dr. Ade Sastrawijaya, M.Pd., yang didampingi Cici Situmorang, S.IP., S.Pd., M.Pd., dan Arief Firdaus, S.IP., M.Si.

Pembahasan tidak hanya berkisar pada rencana kegiatan, tetapi juga bagaimana mahasiswa dapat lebih peka terhadap persoalan di lingkungan sekitar dan isu-isu yang berkembang di masyarakat.

Keterbukaan informasi publik dan jurnalistik dinilai memiliki keterkaitan dalam membangun kemampuan mahasiswa untuk memperoleh informasi, memeriksa kebenarannya, memahami konteks, kemudian menyampaikannya secara bertanggung jawab.

Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan tidak berhenti sebagai konsumen informasi di tengah derasnya arus media sosial. Mereka juga dapat didorong untuk mengembangkan cara berpikir kritis dan berani mengemukakan pandangan terhadap berbagai persoalan publik.

Dari Informasi Menjadi Tulisan

Salah satu gagasan yang muncul dalam pertemuan itu adalah mendorong tumbuhnya minat mahasiswa dalam menulis.

Tulisan mahasiswa, khususnya yang berbentuk opini, dapat menjadi ruang untuk menyampaikan gagasan sekaligus melatih kemampuan menyusun argumentasi. Namun, opini yang dipublikasikan ke ruang publik tetap perlu dibangun berdasarkan fakta, data yang dapat dipertanggungjawabkan, serta menghormati hak dan kepentingan pihak lain.

Rencana kolaborasi tersebut juga membuka peluang bagi karya mahasiswa untuk diperkenalkan melalui media massa, termasuk Min.co.id, sepanjang memenuhi standar jurnalistik dan ketentuan editorial yang berlaku.

Bagi mahasiswa, kesempatan tersebut dapat menjadi pengalaman untuk mengenal proses jurnalistik secara lebih dekat. Menulis untuk media bukan hanya soal kemampuan merangkai kalimat, tetapi juga menyangkut ketelitian, verifikasi, keberimbangan, serta tanggung jawab terhadap informasi yang disampaikan kepada publik.

Di sisi lain, pemahaman mengenai keterbukaan informasi publik dapat membantu mahasiswa mengenali hak masyarakat dalam memperoleh informasi sekaligus memahami bahwa tidak seluruh informasi dapat diakses tanpa batas. Ada ketentuan, prosedur, serta informasi tertentu yang memang memiliki pengecualian sesuai aturan yang berlaku.

Kampus Apresiasi Rencana Edukasi

Wakil Rektor III IPB Cirebon, Dr. Ade Sastrawijaya, M.Pd., mengapresiasi rencana edukasi tersebut.

Menurut Ade, pembekalan mengenai keterbukaan informasi dan jurnalistik dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis dalam membaca berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.

Ia juga menilai kemampuan mengolah informasi dan menuangkannya dalam bentuk tulisan merupakan keterampilan yang penting bagi mahasiswa, terlebih di tengah perkembangan media digital yang memungkinkan setiap orang dengan mudah memproduksi dan menyebarkan informasi.

Karena itu, pemahaman terhadap proses memperoleh, memeriksa, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab dinilai penting agar mahasiswa tidak mudah terbawa arus informasi yang belum terverifikasi.

Ade berharap rencana edukasi tersebut nantinya dapat memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa sekaligus mendorong meningkatnya minat menulis. Gagasan dan pandangan mahasiswa, menurutnya, dapat menjadi lebih bernilai ketika disampaikan melalui tulisan yang memiliki dasar argumentasi dan mampu melihat persoalan secara kritis.

Masih dalam Tahap Pembahasan

Pertemuan antara Min.co.id, Komisi Informasi Kabupaten Cirebon, dan IPB Cirebon tersebut masih berada pada tahap pembahasan rencana implementasi. Belum ada keterangan bahwa kegiatan pelatihan telah dilaksanakan.

Namun, arah pembahasannya menunjukkan adanya peluang untuk mempertemukan tiga aspek penting dalam dunia pendidikan mahasiswa, yakni literasi informasi, keterbukaan informasi publik, dan keterampilan jurnalistik.

Jika rencana tersebut terealisasi, mahasiswa tidak hanya diharapkan semakin terampil menulis, tetapi juga memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menyikapi informasi sebelum membawanya ke ruang publik.

Sebab, di era ketika informasi dapat menyebar hanya dalam hitungan detik, kemampuan untuk berpikir kritis dan bertanggung jawab justru menjadi bagian penting dari kecakapan mahasiswa di luar ruang kelas.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Kegiatan Langsung

Komentar

News Feed