Saat Air Mulai Sulit, 4.000 Liter Bantuan Mengalir ke Wangunjaya

Min.co.id | Ciamis –  Bagi warga Dusun Sengkong, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cisaga, air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari. Ketika musim kemarau membuat ketersediaan air terbatas, datangnya bantuan 4.000 liter air menjadi kabar yang berarti bagi masyarakat.

Bantuan air bersih dari Perum Perhutani KPH Ciamis itu disalurkan kepada warga Dusun Sengkong RT 07 dan RT 08 RW 06, Desa Wangunjaya, Kabupaten Ciamis, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Air tersebut diangkut menggunakan satu unit kendaraan tangki dari Kementerian Pekerjaan Umum Kabupaten Ciamis. Penyaluran dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat di tengah keterbatasan ketersediaan air selama musim kemarau.

Di lokasi, personel Polsek Cisaga turut memantau proses penyaluran. Ps. Kanit Binmas Polsek Cisaga Aipda Kusnendi berada di tengah kegiatan untuk memastikan proses distribusi berlangsung tertib dan berkoordinasi dengan pihak yang terlibat.

Bagi warga, persoalan air bersih memiliki dampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari. Air dibutuhkan untuk berbagai keperluan rumah tangga sehingga ketika sumber air mulai terbatas, bantuan pasokan menjadi salah satu jalan sementara untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Salah seorang warga Dusun Sengkong mengaku terbantu dengan adanya bantuan air bersih. Ia juga mengapresiasi kehadiran petugas kepolisian yang ikut memantau proses penyaluran.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih yang diberikan. Bantuan ini sangat membantu warga, terutama ketika ketersediaan air mulai terbatas,” ujarnya.

Kapolsek Cisaga AKP Misman Asep Zaenal mengatakan kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pemantauan dilakukan agar kegiatan penyaluran bantuan berlangsung tertib sekaligus menjadi ruang komunikasi antara petugas dan masyarakat.

“Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung,” kata Misman.

Ia juga mengapresiasi bantuan yang diberikan Perum Perhutani KPH Ciamis bersama pihak terkait kepada masyarakat Wangunjaya.

Persoalan ketersediaan air selama kemarau tidak hanya berkaitan dengan distribusi bantuan. Kondisi tersebut juga menunjukkan pentingnya kesiapan pasokan air ketika sumber air masyarakat mulai mengalami keterbatasan.

Bagi warga Dusun Sengkong, 4.000 liter air yang datang pada hari itu setidaknya menjadi tambahan pasokan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, keberadaan bantuan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kebutuhan air bersih tetap menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian ketika musim kemarau berlangsung.

Kegiatan penyaluran dan pemantauan berlangsung hingga selesai dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis, diolah Redaksi

 

Komentar

News Feed