Min.co.id | Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Sekretariat Persatuan Jurnalis Indramayu Barat (PJIB), Sabtu (28/3/2026). Tidak ada panggung megah ataupun seremoni mewah, namun dari ruang sederhana itulah lahir komitmen besar para jurnalis untuk menjaga marwah profesi di tengah derasnya arus informasi digital.
Melalui musyawarah yang berlangsung penuh kekeluargaan, Alfan Satori, yang akrab disapa Dewa kembali dipercaya secara aklamasi sebagai Ketua PJIB periode 2026 – 2031. Sosok yang juga dikenal sebagai pimpinan perusahaan media cetak dan online Duta Pantura itu mendapat dukungan bulat dari para anggota dan media partner.
Pengukuhan kepengurusan baru ini bukan sekadar agenda organisasi, momentum mempererat solidaritas jurnalis sebagai garda penyampai informasi bagi masyarakat Indramayu Barat.
Sebanyak 12 awak media yang tergabung sebagai media partner PJIB turut menjadi saksi sekaligus bagian dari kesepakatan bersama. Mereka berasal dari berbagai platform media, mulai dari Kreator Jabar, Duta Pantura, Siber88, Buser, PropamNews.tv, Buser Bhayangkara74, Sorana, LogNews.tv, Oneminitinfo, B Reportase, Pantura Journalist, hingga Hornastiday.com.
Dalam struktur kepengurusan baru, Ato Sunarto dari Pantura Journalist dipercaya sebagai Wakil Ketua, Warlan dari Kreator Jabar menjabat Sekretaris, serta Jamain dari Siber88 mengemban amanah sebagai Bendahara.
Usai dikukuhkan, Alfan Satori menyampaikan harapannya agar seluruh media partner PJIB mampu menjaga komitmen organisasi sekaligus menjunjung tinggi etika jurnalistik di era informasi yang bergerak serba cepat.
“Organisasi ini harus menjadi rumah bersama. Kita ingin seluruh anggota menaati aturan organisasi dan menjaga marwah jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital,” ujar Dewa.
Baginya, tantangan jurnalisme hari ini bukan hanya soal kecepatan berita, tetapi juga menjaga akurasi dan keseimbangan informasi agar tetap dipercaya publik.
PJIB, lanjutnya, berkomitmen menghadirkan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat. Untuk itu, kolaborasi menjadi kunci utama, baik dengan organisasi media lain, pemerintah daerah, maupun institusi kepolisian.
Di tengah perubahan lanskap media yang semakin dinamis, para jurnalis yang hadir sepakat bahwa independensi dan integritas harus tetap menjadi fondasi utama profesi. Dari sekretariat sederhana itu, mereka menegaskan satu tekad: jurnalisme lokal harus tetap hidup, kritis, dan berpihak pada kepentingan publik.
Pengukuhan kepengurusan PJIB periode baru ini pun menjadi simbol bahwa kekuatan pers tidak selalu lahir dari ruang besar, tetapi dari solidaritas, idealisme, dan semangat kebersamaan para jurnalisnya.
Penulis: Redaksi
Editor: Tim Redaksi
Sumber: Diolah Dari PJIB Indramayu Barat










Komentar