Min.co.id | Ciamis – Pekarangan rumah bukan sekadar ruang kosong. Jika dimanfaatkan untuk menanam sayuran, tanaman pangan, maupun apotek hidup, lahan kecil di sekitar rumah dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Pesan inilah yang disampaikan personel Polsek Cipaku saat menyambangi warga Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Selasa (3/11/2026).
Dalam pertemuan di Dusun Kota, RT 11 RW 05, petugas AIPTU Agus Susanto dan AIPDA Nur Hasyim berdialog dengan tokoh masyarakat, Agus NK. Selain membicarakan kondisi keamanan lingkungan, keduanya mengajak warga menjadikan lahan pekarangan lebih produktif sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan.
Ajakan tersebut memiliki manfaat langsung bagi rumah tangga. Tanaman sayuran dan kebutuhan pangan yang dapat dibudidayakan sendiri berpotensi membantu mengurangi pengeluaran sehari-hari. Sementara tanaman apotek hidup bisa menjadi pilihan untuk menambah keragaman tanaman bermanfaat di lingkungan rumah.
Namun, perhatian polisi dalam sambang tersebut tidak hanya menyangkut urusan pangan. Warga juga diingatkan agar menjaga keamanan lingkungan dan mengenali berbagai potensi tindak kejahatan, mulai dari perdagangan orang dan anak (TPPO/TPPA), peredaran narkoba, hingga pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (C3).
Memasuki musim penghujan, kesiapsiagaan terhadap kemungkinan bencana alam juga menjadi perhatian. Warga diharapkan lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dan menjaga komunikasi antarwarga agar potensi bahaya dapat diketahui lebih awal.
Pesan keselamatan turut disampaikan kepada pengguna kendaraan roda dua agar selalu memakai helm dan mematuhi aturan lalu lintas. Hal sederhana tersebut penting karena keselamatan di jalan bukan hanya menyangkut pengendara, tetapi juga orang lain yang menggunakan jalan.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar melalui Kapolsek Cipaku IPTU Asep Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan sambang menjadi sarana bagi kepolisian untuk menjalin kedekatan, menyerap informasi, dan mendeteksi kemungkinan gangguan keamanan sejak dini.
Masyarakat juga diminta tidak ragu melaporkan kejadian atau gangguan Kamtibmas kepada Bhabinkamtibmas maupun melalui layanan Call Center Polri 110.
Sambang yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB itu menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan aparat. Keamanan, kesiapsiagaan menghadapi bencana, dan ketahanan pangan membutuhkan kepedulian serta keterlibatan warga.
Harapannya, pekarangan yang selama ini kurang dimanfaatkan dapat menjadi lebih produktif, sementara hubungan antarwarga dan kepolisian semakin kuat. Dengan begitu, manfaat kegiatan tidak berhenti pada pertemuan sesaat, tetapi berlanjut dalam kebiasaan menjaga lingkungan dan memenuhi sebagian kebutuhan keluarga secara mandiri.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi










Komentar