Kapolres Kediri Kota Ingatkan Pelajar, Jangan Korbankan Masa Depan karena Narkoba

Min.co.id | Kediri – Masa remaja menjadi kesempatan bagi setiap pelajar untuk belajar, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita. Karena itu, para siswa diingatkan agar tidak salah memilih pergaulan, terlebih sampai terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto saat menjadi pembina upacara di SMP Negeri 4 Kota Kediri, Senin (2/11/2026) pagi.

Di hadapan sekitar 1.073 siswa, kepala sekolah, dan dewan guru, Kapolres mengajak para pelajar memanfaatkan masa muda untuk mengejar prestasi dan membangun karakter positif.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), ia juga memberikan apresiasi atas capaian SMPN 4 Kota Kediri yang dinilai sebagai SMP negeri terbaik kedua di Kota Kediri serta berhasil meraih medali perunggu di tingkat Jawa Timur.

Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus mengembangkan kemampuan, baik dalam bidang akademik maupun pendidikan agama.

Namun, keberhasilan tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan. Para pelajar juga perlu memiliki kedisiplinan, sikap bertanggung jawab, serta kemampuan membedakan perbuatan yang baik dan buruk.

Kapolres secara khusus mengingatkan bahaya narkoba yang dapat menghancurkan kesehatan, pendidikan, hingga masa depan seseorang. Ia meminta para siswa tidak pernah mencoba, menggunakan, apalagi terlibat dalam peredarannya.

Para pelajar juga diminta berani menolak ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba dan lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan.

“Manfaatkan masa remaja sebagai masa emas untuk meraih cita-cita. Jaga pergaulan, pahami batasan dalam bertindak, dan biasakan berpikir matang sebelum mengambil keputusan. Apa yang kalian lakukan hari ini akan berpengaruh terhadap masa depan,” pesan Kapolres.

Selain narkoba, Kapolres mengingatkan pentingnya bijak menggunakan media sosial. Para siswa diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi ikut menyebarkannya.

Di tengah kemudahan mengakses informasi, kemampuan menyaring berita dan berpikir kritis menjadi bekal penting agar pelajar tidak terjebak berita bohong maupun perilaku negatif di ruang digital.

Ia juga mengajak siswa tekun belajar, menaati aturan, serta menghormati guru dan orang tua. Sebab, keberhasilan seorang pelajar bukan hanya dilihat dari nilai akademik, tetapi juga dari sikap dan karakter dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres turut memperkenalkan layanan darurat Kepolisian 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk pelajar, ketika membutuhkan bantuan kepolisian.

Suasana upacara berlangsung interaktif melalui sesi kuis dan tanya jawab. Para siswa mendapat kesempatan berkomunikasi langsung dengan Kapolres sekaligus menguji pemahaman mereka mengenai pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Lantas AKP Septia Intan Putri dan Kasat Binmas AKP Cahyo Widodo bersama sejumlah pejabat utama Polres Kediri Kota.

Melalui program Polidik, Polres Kediri Kota berupaya mendekatkan kepolisian dengan lingkungan pendidikan sekaligus menanamkan kesadaran hukum, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada generasi muda.

Kehadiran Kapolres di sekolah diharapkan menjadi pengingat bagi para pelajar bahwa masa depan masih terbuka luas. Prestasi harus terus dikejar, sementara narkoba dan pergaulan negatif harus dijauhi agar cita-cita tidak kandas akibat keputusan yang salah.

 

Penulis: Chandra
Editor: Redaksi
Sumber: Humas Polres Kediri Kota, Diolah Redaksi

Komentar

News Feed