Min.co.id | Bandung — Rasa aman menjadi kebutuhan mendasar masyarakat sebelum dapat menjalani aktivitas, mencari nafkah, beribadah, dan membangun masa depan dengan tenang. Karena itu, menjaga keamanan bukan semata-mata tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Raya Al-Jabbar Provinsi Jawa Barat, Dr. K.H. Tata Sukayat, M.Ag., kepada masyarakat Tatar Pasundan, Rabu (28/10/2026). Ia mengajak warga untuk ikut menjaga ketertiban dan keharmonisan sosial demi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai.
Dalam pandangannya, keamanan memiliki hubungan erat dengan kesejahteraan. Masyarakat membutuhkan lingkungan yang kondusif agar kegiatan ekonomi, pendidikan, ibadah, dan pembangunan dapat berlangsung tanpa gangguan.
Untuk memperkuat pesannya, Tata Sukayat merujuk pada doa Nabi Ibrahim ‘alaihissalam yang termaktub dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 126. Dalam ayat tersebut, Nabi Ibrahim memohon agar negeri yang ditempatinya dianugerahi keamanan, kemudian memohon rezeki bagi penduduknya.
Menurut pesan yang disampaikan, doa tersebut mengandung pelajaran bahwa keamanan merupakan salah satu fondasi penting bagi kehidupan yang sejahtera. Ketika masyarakat hidup dalam suasana aman, berbagai aktivitas dapat dijalankan dengan lebih tenang, sementara upaya membangun kesejahteraan memiliki ruang untuk berkembang.
Atas dasar itu, ia mengajak masyarakat Jawa Barat untuk tidak bersikap acuh terhadap kondisi lingkungan masing-masing. Kepedulian terhadap tetangga, komunikasi yang baik antarwarga, serta kesediaan menjaga ketertiban merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam memelihara keamanan bersama.
Menjaga suasana kondusif juga membutuhkan kerja sama antara masyarakat, tokoh agama, pemerintah, dan aparat keamanan. Perbedaan pandangan yang muncul di tengah kehidupan sosial perlu disikapi secara bijak agar tidak berkembang menjadi konflik yang merugikan kepentingan bersama.
Tata Sukayat turut menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas sinergi berbagai pihak dalam menjaga stabilitas keamanan di Jawa Barat. Ia juga mengapresiasi jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat di bawah kepemimpinan Kapolda Jabar Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., atas dedikasi dan upaya menjaga keamanan masyarakat.
Apresiasi tersebut menjadi pengingat bahwa upaya menciptakan ketertiban memerlukan keterlibatan banyak pihak. Aparat menjalankan tugas pengamanan, sementara masyarakat dapat mengambil peran melalui kepatuhan terhadap aturan, kepedulian sosial, dan penyampaian informasi yang benar serta bertanggung jawab.
Imbauan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat Jawa Barat bahwa keamanan merupakan kepentingan bersama yang harus dirawat setiap hari. Dengan lingkungan yang tertib dan hubungan sosial yang harmonis, warga diharapkan dapat beraktivitas, beribadah, bekerja, serta berpartisipasi dalam pembangunan dengan rasa aman.
Lebih dari sekadar imbauan, pesan tersebut mengajak masyarakat menjadikan kepedulian sebagai tindakan nyata: menjaga kerukunan, menghindari tindakan yang memicu perselisihan, dan membangun komunikasi yang baik dengan lingkungan sekitar.
Sebab, kesejahteraan tidak hanya diukur dari kemajuan pembangunan atau peningkatan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat hidup berdampingan secara damai, saling menghormati, dan merasa terlindungi.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber:Bid Humas polda Jabar ,Diolah Redaksi Min.co.id








Komentar