Warga Cihaurbeuti Diingatkan Waspada Api dan Link Penipuan

Min.co.id | Ciamis — Api yang dibiarkan menyala dan satu tautan mencurigakan yang diklik tanpa berpikir panjang bisa berujung pada masalah serius.

Di tengah musim kemarau dan maraknya penipuan digital, warga Desa Cihaurbeuti, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, diingatkan agar lebih berhati-hati menjaga keselamatan rumah sekaligus melindungi data pribadi.

Pesan itu disampaikan Bhabinkamtibmas Desa Cihaurbeuti, Aipda Suryana, saat melakukan sambang dan silaturahmi dengan masyarakat pada Senin (19/10/2026), sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengingatkan warga bahwa menjaga keamanan bukan hanya soal mencegah tindak kriminal di lingkungan, tetapi juga mengenali risiko yang bisa muncul dari kebiasaan sehari-hari.

Dalam kunjungan itu, warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama cuaca kering. Membakar sampah sembarangan, meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, atau mengabaikan kondisi instalasi listrik dapat meningkatkan risiko bahaya di rumah maupun lingkungan sekitar.

Karena itu, masyarakat diimbau memastikan sumber api benar-benar padam setelah digunakan, tidak membakar sampah di lokasi yang berisiko, serta memeriksa peralatan listrik agar tetap aman. Jika menemukan tanda-tanda kebakaran, warga diharapkan segera mengambil langkah yang aman dan melaporkannya kepada petugas terkait.

Namun, ancaman keselamatan tidak hanya datang dari lingkungan fisik. Penggunaan media sosial dan aplikasi percakapan juga menuntut kewaspadaan, terutama ketika pesan berisi tautan yang tidak jelas asal-usulnya mulai berdatangan.

Melalui kegiatan sambang tersebut, Aipda Suryana turut mengingatkan warga agar tidak mudah mengeklik tautan dari akun atau nomor tak dikenal. Tautan tertentu dapat mengarahkan pengguna ke situs palsu yang dirancang untuk mencuri data pribadi, kata sandi, atau mengambil alih akun.

Warga juga diminta tidak membagikan kode OTP maupun kata sandi kepada siapa pun. Jika menerima pesan yang mengatasnamakan instansi, perusahaan, atau orang tertentu dan meminta informasi rahasia, kebenarannya perlu diperiksa melalui saluran resmi sebelum mengambil tindakan.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar melalui Kapolsek Cihaurbeuti IPTU Agus Fredi Muharom mengatakan, kegiatan sambang merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan edukasi tentang keamanan dan keselamatan.

Menurutnya, pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) membutuhkan keterlibatan bersama. Pesan keamanan akan lebih bermanfaat ketika dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik saat menjaga lingkungan maupun ketika menggunakan teknologi digital.

Harapan dari kegiatan ini bukan sekadar agar warga mengingat imbauan polisi, tetapi juga membangun kebiasaan untuk lebih waspada sebelum bahaya terjadi. Memastikan api padam, memeriksa kondisi listrik, serta meneliti tautan sebelum mengekliknya merupakan langkah sederhana yang dapat membantu melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan.

Laporan kegiatan menyebutkan masyarakat memahami imbauan yang disampaikan. Namun, tidak terdapat kutipan langsung dari warga mengenai tanggapan mereka terhadap kegiatan tersebut.

Polres Ciamis melalui Bhabinkamtibmas diharapkan terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat agar informasi pencegahan dapat menjangkau warga secara langsung. Dengan kewaspadaan dan kerja sama yang terjaga, potensi kebakaran maupun penipuan digital diharapkan dapat dicegah sedini mungkin.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah: Redaksi Min.co.id

Komentar

News Feed