Min.co.id | Bandung – Kobaran api tiba-tiba membesar di balik tembok setinggi dua meter di sebuah lahan kosong di Paseh, Kabupaten Bandung. Dari luar, api sulit dijangkau. Namun ketika rumput kering mulai terbakar, warga dan petugas berpacu membuka akses agar api tidak semakin meluas.
Kebakaran terjadi di lahan kosong milik PT Wiraki, Kampung Babakan Sindangsari RT 03 RW 01, Desa Sukamantri, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Minggu (13/9/2026) sore.
Api pertama kali diketahui Ketua RT setempat, Choky Irvansyah (47), sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, kobaran api sudah terlihat membesar dan membakar rumput kering di area lahan yang tertutup pagar tembok.
Kondisi tersebut membuat proses penanganan tidak mudah. Personel piket fungsi Polsek Paseh bersama warga harus berupaya membuka akses dengan memanjat pagar untuk mencapai titik api dan melakukan pelokalisiran.
“Kondisi lahan yang tertutup pagar tembok membuat petugas bersama warga berupaya membuka akses dan memanjat pagar untuk melokalisir kobaran api,” ujar Kapolsek Paseh AKP Hario Edi Wibowo, S.H., Senin (14/9/2026).
Sekitar pukul 18.30 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Unit Majalaya tiba di lokasi dan melakukan pemadaman. Setelah sekitar satu jam penanganan, api berhasil dipadamkan seluruhnya pada pukul 19.30 WIB.
Lahan yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar satu hektare. Banyaknya rumput kering dan tumpukan sampah di area tersebut disebut menjadi faktor yang dapat mempercepat rambatan api. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Beruntung, kobaran api tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada bangunan permukiman warga. Lokasi lahan yang relatif jauh dari permukiman membuat api tidak sampai menjalar ke rumah penduduk.
Peristiwa itu sekaligus menunjukkan bagaimana kondisi sebuah lahan kosong dapat berubah menjadi persoalan ketika material mudah terbakar menumpuk dan akses menuju lokasi terbatas.
Respons warga bersama petugas menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran tersebut. Setelah api benar-benar padam, kondisi di sekitar lokasi kembali aman dan kondusif.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polsek Paseh merespons laporan kebakaran dan bersama unsur terkait melakukan penanganan di lokasi.
Hingga Senin (14/9/2026), kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Bid Humas Polda Jabar,Diolah Redaksi








Komentar