Saat Rumah Terbakar, 20 Paket Sembako Menjadi Pesan: Warga Eretan Tak Sendiri

Min.co.id | Indramayu – Kebakaran mungkin telah memadamkan rumah panggung nelayan di Blok Prempu 1, Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Namun, bagi warga yang terdampak, ujian belum selesai ketika api padam. Mereka masih harus menata kembali kehidupan dari sisa-sisa musibah.

Di tengah masa pemulihan itulah, 20 paket sembako dari Kodim 0616/Indramayu tiba pada Sabtu (12/9/2026). Bantuan tersebut diserahkan melalui Koramil 1616/Kandanghaur sebagai bentuk dukungan bagi warga yang tengah menghadapi dampak kebakaran.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung Danramil 1616/Kandanghaur, Kapten Arh Dadan Haidir, bersama personel TNI. Kehadiran mereka tidak hanya membawa kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan warga yang sedang melewati masa sulit.

Kapten Arh Dadan Haidir mengatakan bantuan tersebut memang tidak akan menghapus seluruh dampak yang ditimbulkan musibah. Namun, ia berharap bantuan itu dapat sedikit mengurangi beban warga.

“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak kebakaran. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa TNI selalu hadir dan peduli ketika warga menghadapi kesulitan.”

Ia juga mengajak warga tetap tabah dan bersama-sama membangun kembali kehidupan setelah musibah.

“Kami berharap warga tetap kuat dan tabah. Setelah musibah ini, mari kita bersama-sama membantu proses pemulihan agar kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik.”

Bagi warga terdampak, kebutuhan pokok menjadi bagian penting dalam melewati hari-hari setelah kebakaran. Ketika tempat tinggal dan sebagian barang milik harus menghadapi kerusakan akibat musibah, bantuan sembako setidaknya dapat menopang kebutuhan sehari-hari selama proses pemulihan berlangsung.

Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak terbatas pada tugas keamanan dan pertahanan.

Menurutnya, ketika masyarakat menghadapi musibah, TNI berupaya hadir sesuai kemampuan, baik melalui dukungan moril maupun bantuan sosial.

“TNI adalah bagian dari rakyat. Ketika masyarakat mengalami musibah, kami berupaya hadir untuk memberikan dukungan, baik secara moril maupun melalui bantuan yang dapat meringankan kebutuhan warga.”

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak sekaligus menjadi penguat semangat untuk bangkit.

“Yang terpenting, jangan kehilangan semangat untuk bangkit. Kodim 0616/Indramayu bersama jajaran akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat sesuai kemampuan yang ada.”

Kehadiran personel TNI di lokasi juga memperlihatkan bahwa pemulihan setelah bencana bukan hanya persoalan membangun kembali tempat tinggal. Ada beban psikologis, kebutuhan sehari-hari, dan rasa kehilangan yang harus dilewati warga secara bertahap.

Karena itu, bantuan sekecil apa pun memiliki arti ketika datang pada saat yang tepat.

Di Eretan Wetan, 20 paket sembako tersebut mungkin tidak cukup untuk mengganti rumah yang terbakar atau mengembalikan barang-barang yang hilang. Tetapi ada pesan yang lebih penting di baliknya: warga yang sedang menghadapi musibah tidak harus melewati masa sulit seorang diri.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Pendim 0616/Indramayu,Diolah Redaksi

 

Komentar

News Feed