Warga Lihat Api, Babinsa Haurgeulis Langsung Bergerak Padamkan Kebakaran Lahan

Min.co.id | Indramayu — Kepulan api di lahan kosong Blok Gobangan, Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jumat (11/9/2026) petang, cepat mendapat respons setelah seorang warga melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis.

Warga bernama Suratman menjadi salah satu orang pertama yang mengetahui kebakaran tersebut. Melihat api membakar rerumputan dan ilalang di lahan bengkok milik pemerintah desa, ia segera menyampaikan informasi kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat Desa Sanca.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan cepat. Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis Serda Hadi bersama Bhabinkamtibmas dan warga mendatangi lokasi untuk mencegah api meluas.

Sebelum mobil pemadam kebakaran tiba, upaya pemadaman dilakukan secara manual menggunakan peralatan seadanya. Langkah tersebut dilakukan untuk menahan laju api yang telah membakar sekitar dua hektare lahan.

Sekitar pukul 20.10 WIB, satu unit Damkar Unit Patrol tiba di lokasi. Petugas pemadam bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas dan warga kemudian melanjutkan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 20.43 WIB.

Petugas Damkar juga melakukan penyiraman ulang untuk memastikan tidak ada titik panas yang masih berpotensi memicu api kembali.

Danramil 1615/Haurgeulis Kapten Inf Dadang Iskandar mengatakan, kecepatan warga dalam menyampaikan laporan menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran.

“Begitu mendapat laporan, Babinsa langsung bergerak bersama Bhabinkamtibmas dan masyarakat,” kata Dadang.

Menurutnya, sebelum petugas pemadam tiba, warga bersama aparat melakukan pemadaman secara manual agar api tidak semakin meluas.

Sementara itu, Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.H., M.Han. mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama ketika kondisi lahan mudah terbakar.

“Kebakaran lahan dapat dengan cepat meluas dan membahayakan lingkungan maupun permukiman warga,” ujarnya.

Ia juga menilai koordinasi antara masyarakat, TNI, Polri dan petugas pemadam menjadi penting ketika kebakaran terjadi, terutama pada tahap awal sebelum bantuan pemadam tiba.

Kebakaran tersebut hanya menghanguskan rerumputan dan ilalang di lahan seluas sekitar dua hektare. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian material berupa bangunan atau barang berharga dalam kejadian itu.

Penyebab kebakaran masih disebut diduga akibat ulah orang yang tidak bertanggung jawab. Namun, belum ada keterangan mengenai siapa yang menyebabkan kebakaran tersebut.

Peristiwa di Blok Gobangan ini menunjukkan bahwa laporan cepat dari warga dapat menjadi langkah awal penting dalam menangani kebakaran, terutama untuk mencegah api meluas sebelum petugas pemadam tiba.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Pendim 0616/Indramayu, Diolah Redaksi

Komentar

News Feed