Min.co.id | Inramayu – Sejarah sebuah desa tidak selalu tersimpan dalam buku. Sebagian hidup melalui cerita dari orang tua, nama tempat, tradisi, hingga jejak peninggalan yang masih dijumpai masyarakat. Karena itu, Wakil Bupati Indramayu Syaefudin mendorong generasi muda untuk lebih mengenal sejarah desa dan warisan leluhur di lingkungannya.
Menurut Syaefudin, pengetahuan tentang sejarah desa penting agar generasi muda tidak kehilangan hubungan dengan akar kehidupan masyarakatnya. Sejarah lokal juga dapat menjadi bagian dari identitas yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Dorongan tersebut disampaikan Syaefudin dalam konteks upaya menjaga warisan sejarah dan budaya yang tumbuh di tengah masyarakat. Ia menilai pengenalan sejarah tidak cukup hanya melalui cerita atau kegiatan seremonial, tetapi perlu diikuti dengan kepedulian untuk merawat peninggalan dan mendokumentasikan berbagai kisah yang masih hidup di masyarakat.
Generasi muda dinilai memiliki posisi penting dalam proses tersebut. Perkembangan teknologi dan media digital dapat dimanfaatkan untuk mengenalkan sejarah desa melalui tulisan, foto, video maupun berbagai bentuk dokumentasi lainnya.
Dengan cara itu, cerita tentang asal-usul desa, tokoh masyarakat, tradisi dan berbagai peninggalan leluhur tidak berhenti pada generasi yang mengalaminya secara langsung.
Bagi masyarakat, sejarah desa bukan sekadar catatan masa lalu. Di dalamnya terdapat perjalanan terbentuknya sebuah komunitas, nilai-nilai yang pernah dijaga bersama, serta berbagai pengalaman yang membentuk karakter masyarakat hingga saat ini.
Syaefudin berharap kepedulian terhadap sejarah lokal dapat tumbuh sejak generasi muda. Mengenal sejarah, menurutnya, juga menjadi salah satu cara memahami identitas dan menghargai perjuangan para pendahulu.
Upaya menjaga warisan leluhur pada akhirnya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat, keluarga, tokoh budaya dan terutama generasi muda memiliki peran untuk memastikan cerita masa lalu tetap memiliki tempat di tengah perubahan zaman.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Diskominfo Indramayu,Diolah Redaksi






Komentar