Min.co.id | Majalengka – Kepulan asap tiba-tiba muncul dari balik rumpun bambu di Desa Sindangwasa, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Kamis (27/8/2026) sore. Warga yang melihat titik api langsung bergerak sebelum kobaran semakin membesar.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di lahan rumpun bambu milik PT Maju Selaras Indah. Warga bernama Udin (50) menjadi salah satu orang pertama yang mengetahui kejadian tersebut.
Melihat asap dan api dari bawah rumpun bambu, Udin segera melaporkan kejadian itu kepada aparat desa. Informasi kemudian diteruskan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk dilakukan penanganan.
Tak menunggu api membesar, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan warga langsung menuju lokasi. Dengan peralatan seadanya, mereka berusaha membatasi kobaran agar tidak menjalar ke area lain.
Danramil 1711/Sumberjaya Kapten Cke Bajuri mengatakan pemadaman manual mulai dilakukan sekitar pukul 17.20 WIB.
“Setelah mendapat laporan adanya titik api, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan warga segera melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas,” ujar Bajuri.
Upaya warga dan aparat kemudian diperkuat petugas pemadam kebakaran. Sekitar pukul 17.55 WIB, satu unit mobil Damkar Kabupaten Majalengka tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Kobaran api baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 19.10 WIB. Petugas selanjutnya melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, luas rumpun bambu yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 500 meter persegi.
Penyebab Masih Diduga
Hingga api padam, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Kapten Bajuri menyebut kondisi musim kemarau dan cuaca ekstrem sebagai dugaan sementara yang membuat lahan serta rumpun bambu lebih mudah terbakar.
“Untuk penyebabnya diduga akibat kondisi musim kemarau dan cuaca ekstrem. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini,” katanya.
Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, antara lain Danramil 1711/Sumberjaya, Polsek Palasah, personel MP dan Satpol PP Kecamatan Palasah, Pemerintah Desa Sindangwasa, Damkar Kabupaten Majalengka serta warga sekitar.
Saksi yang mengetahui kejadian tersebut di antaranya Eman, Udin dan Yana.
Bagi warga, kemunculan api di lahan yang dipenuhi rumpun bambu menjadi pengingat bahwa kondisi kering saat musim kemarau dapat membuat kebakaran lebih cepat meluas.
Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati terhadap aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama di lahan kering, semak belukar dan kawasan yang memiliki material mudah terbakar.
Peristiwa di Sindangwasa menunjukkan satu hal penting: ketika api muncul, kecepatan laporan dan respons awal warga dapat menjadi faktor penting untuk mencegah kobaran berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
Penulis: Taufik Hidayat
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Pendim 0617/Majalengka,Diolah Redaksi










Komentar