936 Keluarga di Winduraja Terima Bantuan Beras, Polisi Ikut Pantau Penyalurannya

Min.co.id | Ciamis – Bagi sebagian keluarga, beras bukan sekadar bahan pangan yang tersimpan di dapur. Ketika kebutuhan rumah tangga terus berjalan, tambahan 30 kilogram beras bisa menjadi penopang untuk beberapa waktu. Hal itu pula yang dirasakan para penerima bantuan pangan di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.

Sebanyak 936 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di desa tersebut menerima bantuan beras medium sebanyak 30 kilogram untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli hingga September 2026. Penyaluran berlangsung pada Kamis (10/9/2026) mulai sekitar pukul 08.00 WIB.

Proses pembagian berlangsung di sejumlah titik yang tersebar di tiap dusun Desa Winduraja. Untuk menjaga situasi tetap tertib, Bhabinkamtibmas Desa Winduraja, Aiptu Arif Widiarhadi, turut melakukan pemantauan sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait.

Bantuan tersebut merupakan program pemerintah melalui Kementerian Sosial dan Badan Pangan Nasional. Bagi warga penerima, bantuan beras menjadi salah satu bentuk dukungan pemenuhan kebutuhan pangan keluarga selama periode yang telah ditetapkan.

Dalam kegiatan itu, Aiptu Arif tidak hanya memantau jalannya penyaluran. Ia juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan tindak kejahatan maupun bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Sejumlah unsur pemerintah turut hadir, di antaranya Kasi Pemberdayaan Kecamatan Kawali Nina Heryani yang mewakili Camat Kawali, Sekretaris Desa Winduraja Elin Herlina, serta Kepala Dusun Weningaari Nunuh Nuhyadin.

Kapolsek Kawali Polres Ciamis AKP Iis Yeni Idaningsih mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan penyaluran bantuan merupakan bagian dari pelayanan kepolisian di tengah masyarakat.

Menurutnya, komunikasi antara petugas, pemerintah desa dan warga diperlukan agar kegiatan yang melibatkan banyak penerima dapat berlangsung tertib sekaligus meminimalkan potensi gangguan keamanan.

“Pentingnya sinergitas antara kepolisian, pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai potensi gangguan dapat diantisipasi sehingga penyaluran bantuan dapat terlaksana dengan aman dan lancar,” ujar Iis.

Pemantauan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan penyaluran bantuan tidak hanya berkaitan dengan distribusi beras. Di lapangan, keteraturan antrean, komunikasi dengan warga dan situasi keamanan menjadi bagian yang turut diperhatikan.

Sepanjang kegiatan, penyaluran bantuan pangan di Desa Winduraja dilaporkan berlangsung aman dan lancar. Setelah menerima bantuan, warga kembali membawa beras yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga selama periode bantuan.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis, Diolah Redaksi

Komentar

News Feed