Min.co.id | Indramayu – Lapangan Alun-Alun Landraad Indramayu, Kamis (13/8/2026), mendadak berubah menjadi arena penuh sorak dan tawa.
Para aparatur Pemerintah Kabupaten Indramayu yang sehari-hari sibuk dengan pekerjaan pelayanan publik, kali ini harus beradu cepat, lincah, dan kompak dalam rangkaian lomba Semarak Kemerdekaan Aparatur Indramayu (SEKARAYU).
Kegiatan yang digelar untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu mempertemukan perwakilan pegawai dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Bukan sekadar mencari siapa yang paling cepat atau paling kuat, perlombaan tersebut justru menghadirkan suasana berbeda di tengah rutinitas para aparatur.
Ada yang berlari dalam estafet terompah panjang, berjibaku dalam estafet air, hingga menguji kekompakan melalui gerak jalan beregu dan estafet halang rintang. Ketangkasan peserta juga diuji lewat permainan ketapel dan airsoft gun, bola keranjang, lompat tali, serta aerobik perorangan.
Riuh penonton dan peserta terdengar hampir di setiap sudut arena. Ketika satu tim berhasil melewati rintangan, sorak dukungan pun bermunculan. Sebaliknya, kegagalan kecil di tengah perlombaan justru kerap disambut gelak tawa dan tepuk tangan.
Di situlah suasana SEKARAYU terasa berbeda. Sekat antarperangkat daerah yang biasanya muncul karena pembagian tugas dan urusan pekerjaan seolah mencair. Para peserta bertemu bukan sebagai pegawai dari OPD yang berbeda, melainkan sebagai rekan yang sama-sama ingin menikmati suasana kemerdekaan.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparra) Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, menilai kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menumbuhkan kebersamaan dan sportivitas di lingkungan aparatur.
Menurut Ahmad, suasana rekreatif dalam perlombaan diharapkan dapat menjadi penyegar setelah para pegawai menjalani rutinitas pekerjaan, sekaligus membuka ruang interaksi yang lebih cair antarpegawai dari berbagai perangkat daerah.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun kebersamaan, kekompakan, dan sportivitas,” kata Ahmad.
Ia berharap semangat yang muncul selama perlombaan tidak berhenti ketika kegiatan berakhir, tetapi ikut terbawa ke lingkungan kerja, termasuk dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Bagi Diana Putri, peserta dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, SEKARAYU menjadi kesempatan untuk sejenak keluar dari rutinitas pekerjaan.
Ia mengaku senang bisa berbaur dengan peserta dari perangkat daerah lain. Baginya, kemenangan bukan satu-satunya hal yang penting dalam perlombaan.
“Seru sekali mengikuti lomba seperti ini. Selain bisa bersenang-senang, kami juga bisa bertemu dan berinteraksi dengan teman-teman dari OPD lain,” ujar Diana.
Menurut dia, pengalaman mengikuti lomba justru meninggalkan kesan tentang pentingnya kebersamaan. Sebab, dalam sejumlah permainan, kemenangan tidak mungkin diraih hanya dengan mengandalkan kemampuan satu orang.
“Yang paling penting bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi kebersamaan dan kekompakannya,” katanya.
SEKARAYU akhirnya bukan hanya tentang perlombaan. Di balik terompah yang dipacu bersama, air yang dipindahkan dari satu peserta ke peserta lain, hingga gerak tubuh dalam lomba aerobik, terselip pesan sederhana bahwa pekerjaan pemerintahan juga membutuhkan kekompakan.
Semangat kemerdekaan pun menemukan bentuk yang lebih dekat dengan keseharian bekerja bersama, saling mendukung, menjaga sportivitas, dan tetap mampu tertawa di tengah kesibukan.
Bagi para aparatur yang sehari-hari berhadapan dengan tugas dan pelayanan masyarakat, sehari di arena SEKARAYU menjadi pengingat bahwa kebersamaan juga merupakan bagian penting dari pekerjaan mereka.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Diskominfo Indramayu,diolah redaksi Indramayu










Komentar