Min.co.id | Bandung – Bukan hanya pejabat yang memenuhi kawasan Gedung Sate Bandung pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Puluhan ribu warga juga datang dan bertahan di sekitar lokasi, menunggu momen pengibaran Merah Putih hingga parade pasukan yang digelar setelah upacara.
Di antara kerumunan masyarakat tersebut, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto turut hadir mengikuti upacara bersama sejumlah pejabat daerah. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertindak sebagai pemimpin upacara, didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan serta sejumlah anggota DPRD Jawa Barat.
Sejak pagi, warga berdiri di sepanjang kawasan Gedung Sate. Sebagian menunggu iring-iringan kereta kencana yang membawa duplikat Bendera Merah Putih dari Bale Pakuan.
Bagi warga yang datang, suasana kemerdekaan terasa berbeda ketika mereka bisa menyaksikan langsung prosesi yang selama ini kerap hanya terlihat melalui layar televisi atau gawai.
Kehadiran Kapolda Jabar bersama jajaran pejabat menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan yang berlangsung di Gedung Sate.
Setelah upacara selesai, perhatian masyarakat beralih kepada defile atau parade pasukan. Warga yang sebelumnya berada di bagian luar kemudian diberi kesempatan mendekat ke area parade.
Dedi Mulyadi meminta warga mengikuti arahan petugas dan tetap menjaga ketertiban agar seluruh masyarakat dapat menyaksikan parade.
“Untuk warga silakan mendekat ke area depan sini, agar bisa terlihat defilenya,” kata Dedi.
Warga pun bergerak mendekati area yang telah ditentukan. Petugas keamanan terlihat mengatur posisi penonton sehingga jalur parade tetap dapat digunakan.
Di tengah kerumunan itu, Iqbal, warga Kabupaten Bandung, mengaku senang bisa melihat langsung sosok pemimpin Jawa Barat.
“Wah Pak Dedi, saya ngefans pisan sama Pak KDM. Senang akhirnya sekarang bisa lihat dan ketemu langsung, biasanya kan dari TV atau Instagram saja,” ujar Iqbal.
Tidak lama berselang, parade dimulai,Prajurit kavaleri dengan menunggangi kuda menjadi salah satu penampilan yang menarik perhatian warga. Setelah itu, barisan pasukan dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara melintas di hadapan masyarakat.
Tidak hanya pasukan militer. Siswa alumni barak militer dan petugas kebersihan juga ikut dalam barisan.
Warga yang berada di sepanjang arena menyaksikan parade hingga seluruh peserta selesai melintas. Dalam waktu kurang dari 30 menit, defile tersebut berakhir.
Namun, keramaian di kawasan Gedung Sate belum langsung usai.
Setelah parade selesai, masyarakat dipersilakan menikmati sejumlah hidangan yang disediakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara cuma-cuma.
Sate jando dan kupat tahu menjadi beberapa menu yang disiapkan untuk warga.
Dedi meminta masyarakat tetap tertib ketika mengambil makanan.
“Silakan warga menikmati hidangan yang sudah disediakan, di sana ada sate jando, kupat tahu, dan sebagainya,” ujarnya.
Ia menyebut hidangan tersebut disiapkan untuk sekitar 10 ribu orang dan meminta warga tidak berdesakan saat mengambil makanan.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Gedung Sate akhirnya menghadirkan lebih dari sekadar seremoni. Ada kereta kencana yang membawa Merah Putih, barisan pasukan yang melintas, Kapolda Jabar yang hadir bersama pejabat daerah, hingga warga yang mendapat kesempatan menyaksikan seluruh rangkaian dari jarak dekat.
Bagi masyarakat yang hadir, kemerdekaan hari itu terasa bukan sebagai peristiwa yang jauh dari kehidupan mereka. Mereka datang, berdiri bersama, menyaksikan upacara, menikmati parade, dan menutup perayaan dengan makan bersama.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Bid Humas Polda Jabar,diolah redaksi










Komentar