Kemarau Mengeringkan Sumur, Ribuan Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Pasekan

Min.co.id | Indramayu – Jeriken, ember, hingga bak penampung berjajar di pinggir jalan sejak pagi. Warga Desa Totoran, Desa Pabean Ilir, hingga Blok Pecantilan, Desa Pagirikan, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, rela mengantre demi mendapatkan air bersih yang datang menggunakan truk tangki. Bagi mereka, air yang mengalir dari selang bukan sekadar bantuan, melainkan kebutuhan paling mendasar untuk bertahan di tengah musim kemarau.

Krisis air bersih kembali menghantui sejumlah wilayah di Kecamatan Pasekan. Kemarau yang semakin panjang membuat pasokan air bersih semakin sulit diperoleh, sementara jaringan distribusi air bersih belum mampu menjangkau seluruh permukiman warga.

Merespons kondisi tersebut, Kodim 0616/Indramayu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Perumdam Tirta Darma Ayu, dan pemerintah daerah menyalurkan sekitar 15 ribu liter air bersih kepada masyarakat terdampak, Kamis (6/8/2026).

Distribusi air difokuskan ke wilayah yang selama ini menjadi langganan kekeringan, yakni Desa Totoran, Desa Pabean Ilir (Blok Pancer 2), serta Blok Pecantilan, Desa Pagirikan.

Bagi warga, bantuan tersebut menjadi penopang aktivitas sehari-hari. Air bersih akan digunakan untuk memasak, mandi, mencuci, hingga memenuhi kebutuhan rumah tangga yang selama beberapa hari terakhir semakin sulit dipenuhi.

Camat Pasekan, H. Taryadi, S.IP, mengatakan krisis air bersih hampir selalu terjadi setiap musim kemarau. Karena itu, bantuan distribusi air dinilai sangat membantu masyarakat yang terdampak.

“Kami sangat berterima kasih atas partisipasi dan bantuan dari Pak Dandim melalui Danramil Sindang, BPBD, serta PMI. Harapan kami bantuan ini bisa berlanjut, minimal seminggu sekali atau maksimal sebulan sekali selama musim hujan belum turun, karena kebutuhan air bersih warga sangat mendesak,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo melalui Danramil 1602 Sindang Kapten Arm Suhermanto, yang didampingi Pasiops Kapten Inf Suprayitno, menjelaskan bahwa penyaluran air bersih merupakan bentuk sinergi berbagai instansi dalam merespons kondisi darurat kekeringan yang dialami masyarakat.

Pada penyaluran kali ini, tiga truk tangki air bersih dikerahkan ke sejumlah titik terdampak. Sebelumnya, dua truk tangki juga telah dikirim untuk memenuhi kebutuhan warga di Blok Pecantilan.

“Kami bersama BPBD, PMI, dan Perumdam terus berupaya hadir membantu masyarakat. Selain distribusi air bersih, kami juga mendorong pemerintah daerah mencari solusi jangka panjang, baik melalui peningkatan layanan jaringan air bersih maupun pencarian sumber air baru,” kata Suhermanto.

Upaya pencarian sumber air alternatif, lanjutnya, telah dilakukan melalui survei geolistrik. Namun hasil sementara menunjukkan kondisi bawah tanah di wilayah tersebut belum memungkinkan untuk dikembangkan menjadi sumber air baku.

Di sisi lain, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Indramayu, Agus Yani, SKM, mengingatkan masyarakat agar menggunakan air secara bijak mengingat musim kemarau diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Ia juga mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan yang umumnya meningkat saat cuaca kering.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air bersih. Selain itu, masyarakat juga perlu berhati-hati saat membakar sampah dan memastikan api benar-benar padam agar tidak memicu kebakaran,” ujarnya.

Bagi warga Pasekan, bantuan air bersih memang belum menjadi solusi permanen. Namun di tengah sumur-sumur yang mulai mengering dan pasokan air yang terbatas, kehadiran truk tangki menjadi harapan agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan.

Pemerintah daerah bersama berbagai instansi pun diharapkan terus memperkuat langkah penanganan, tidak hanya melalui distribusi air bersih saat musim kemarau, tetapi juga dengan menghadirkan solusi jangka panjang agar krisis air tidak terus berulang setiap tahun.

Penulis: Redaksi 
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Pendim 0616/Indramayu,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed