Min.co.id | Jakarta – Suasana penuh semangat bercampur haru mewarnai pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS). Di tengah berkumpulnya pengurus dan anggota dari berbagai daerah di Indonesia, pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PJS Kabupaten Indramayu menjadi salah satu momen yang menyita perhatian.
Pelantikan yang berlangsung di sela agenda Munas itu bukan sekadar prosesi seremonial. Bagi jajaran pengurus yang baru dikukuhkan, momentum tersebut menjadi awal untuk mengemban tanggung jawab membangun organisasi pers yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang.
Ketua Umum PJS, Mahmud Marhaba, secara langsung menyerahkan bendera pataka organisasi kepada Ketua DPC PJS Kabupaten Indramayu, Rastim. Penyerahan pataka itu menjadi simbol kepercayaan sekaligus amanah untuk menjalankan roda organisasi di tingkat daerah.
Usai menerima pataka, Rastim menyampaikan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.
“Kepercayaan ini bukan sekadar kehormatan, tetapi amanah yang harus kami jalankan bersama. Kami berkomitmen memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kompetensi wartawan, serta menghadirkan karya jurnalistik yang profesional, berintegritas, dan berpihak kepada kepentingan publik,” ujarnya.
Menurut Rastim, kepengurusan PJS Kabupaten Indramayu akan menjadikan Kode Etik Jurnalistik sebagai pijakan utama dalam menjalankan organisasi. Selain itu, pihaknya juga ingin membangun sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya demi menciptakan iklim pers yang sehat.
Senada dengan itu, Sekretaris DPC PJS Kabupaten Indramayu, Caya Selalu, berharap pelantikan tersebut menjadi titik awal konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas para anggotanya.
“Kami ingin organisasi ini menjadi ruang belajar dan berkembang bagi para jurnalis. Tantangan media digital semakin besar, sehingga kemampuan, etika, dan profesionalisme harus terus ditingkatkan. Kami juga mengajak seluruh anggota menjaga kekompakan serta menghadirkan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bendahara DPC PJS Kabupaten Indramayu, M. Nurdiansyah, menilai organisasi yang kuat harus ditopang tata kelola administrasi dan keuangan yang transparan.
“Pengelolaan organisasi harus tertib dan akuntabel. Dengan begitu kepercayaan anggota akan terus terjaga dan organisasi bisa berkembang secara sehat,” ujarnya.
Pelantikan DPC PJS Kabupaten Indramayu menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Munas III PJS. Bagi para pengurus yang baru dilantik, momentum tersebut bukan sekadar pengukuhan jabatan, tetapi juga awal dari tanggung jawab untuk menjaga marwah profesi wartawan melalui karya jurnalistik yang independen, akurat, serta berpihak pada kepentingan publik.
Hingga pelaksanaan Munas berlangsung, kegiatan berjalan tertib dan lancar dengan diikuti pengurus PJS dari berbagai provinsi di Indonesia.
Penulis: Ade Nur
Editor: Redaksi Min.co.d
Sumber: Wawancara dengan Ketua DPC PJS Kabupaten Indramayu, Rastim.










Komentar