Daop 7 dan Railfans Edukasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang Blitar, Ajak Generasi Muda Tertib Berlalu Lintas

Min.co.id | Blitar – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun bersama komunitas pecinta kereta api (Railfans) menggelar Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang (JPL) 196 Blitar, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan kereta api.

Dalam kegiatan tersebut, KAI Daop 7 Madiun menggandeng generasi muda dari Komunitas Pecinta KA Madiun, Kertosono, dan Blitar untuk mengedukasi para pengguna jalan dan masyarakat sekitar perlintasan.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan keterlibatan komunitas pencinta kereta api merupakan bentuk sinergi positif dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap keselamatan perjalanan kereta api.

“Generasi muda, khususnya rekan-rekan pencinta kereta api dari Madiun, Kertosono, dan Blitar, memiliki peran besar sebagai duta keselamatan. Kami ingin membangun kesadaran, kedisiplinan, dan kepedulian masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang,” ujar Tohari.

Dalam sosialisasi tersebut, petugas dan anggota komunitas membagikan pamflet edukatif serta memberikan imbauan secara langsung kepada pengguna jalan agar mematuhi rambu-rambu dan mendahulukan perjalanan kereta api saat melintas di perlintasan sebidang, baik yang dijaga maupun tidak dijaga.

KAI juga mengingatkan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124 yang mewajibkan pengguna jalan mendahulukan perjalanan kereta api di perpotongan sebidang.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114 mengatur bahwa pengemudi wajib berhenti ketika sinyal berbunyi atau palang pintu mulai ditutup serta memberikan hak utama kepada kereta api.

“Keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. KAI, masyarakat, dan generasi muda harus bahu-membahu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” tambah Tohari.

Melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, KAI Daop 7 Madiun berharap angka pelanggaran lalu lintas di perlintasan sebidang dapat ditekan, sekaligus mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, andal, dan nyaman bagi seluruh pelanggan.

Penulis: Chandra
Editor: Redaksi
Sumber: Humas KAI Daop 7 Madiun

Komentar

News Feed