Dari Layar Gawai untuk Negeri, Kemnaker Borong Dua Penghargaan Berkat Komunikasi Publik yang Dekat dengan Masyarakat

Min.co.id | Jakarta – Di era digital, informasi yang cepat dan mudah diakses menjadi kebutuhan penting masyarakat. Menyadari hal itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berupaya menghadirkan layanan informasi yang tidak hanya akurat, tetapi juga dekat dan mudah dipahami oleh publik. Komitmen tersebut pun berbuah manis dengan diraihnya dua penghargaan bergengsi pada ajang Government Social Media Summit (GSMS) 2026.

Dalam acara yang berlangsung di Jakarta, Selasa (9/6/2026), Kemnaker berhasil meraih Terbaik Pertama kategori Best Use of Video dan Terbaik Ketiga kategori Best Account untuk Kategori Kementerian. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi Kemnaker dalam memanfaatkan media sosial sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh tim yang selama ini berupaya menghadirkan informasi ketenagakerjaan secara cepat, akurat, dan mudah dipahami.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik dan memastikan masyarakat memperoleh informasi ketenagakerjaan yang dibutuhkan secara cepat, akurat, dan mudah dipahami,” ujar Faried usai menerima penghargaan.

Menurutnya, media sosial kini tidak lagi sekadar menjadi sarana penyebaran informasi, melainkan juga ruang interaksi yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan dan berkomunikasi langsung dengan pemerintah. Berbagai informasi mulai dari pelatihan vokasi, pemagangan, sertifikasi kompetensi, hubungan industrial, hingga program-program ketenagakerjaan lainnya dapat diakses masyarakat dengan lebih mudah melalui platform digital yang dikelola Kemnaker.

“Bagi kami di Kemnaker, media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi, tetapi juga sebagai pintu masuk masyarakat untuk memperoleh informasi layanan, menyampaikan pertanyaan, dan berinteraksi dengan pemerintah secara langsung,” katanya.

Faried juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Biro Humas Kemnaker yang terus menjaga konsistensi dalam menyajikan konten informatif dan edukatif di berbagai kanal media sosial. Di balik setiap unggahan, video, dan respons kepada masyarakat, terdapat semangat untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin terbuka dan responsif.

Meski berhasil meraih penghargaan, Faried menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir dari perjalanan. Sebaliknya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas komunikasi publik di masa mendatang.

“Kami menyadari bahwa kami masih memiliki kekurangan. Oleh karenanya, penghargaan ini adalah apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik,” tegasnya.

Government Social Media Summit (GSMS) sendiri merupakan ajang apresiasi tahunan yang memberikan penghargaan kepada instansi pemerintah dengan pengelolaan media sosial terbaik. Penilaian dilakukan secara objektif berbasis data analitik tanpa mekanisme pendaftaran atau pungutan biaya, sehingga menjunjung tinggi prinsip integritas, independensi, dan inklusivitas.

Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, keberhasilan Kemnaker ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik dapat semakin dekat dengan masyarakat melalui inovasi digital. Dari layar gawai di tangan warga, informasi tentang dunia kerja, pelatihan, hingga hak-hak ketenagakerjaan kini hadir lebih cepat dan mudah dijangkau, membuka jalan bagi terciptanya layanan pemerintah yang semakin modern dan humanis.

Penulis: Achmad Suharya
Editor: Redaksi
Sumber: Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan RI – Diolah Redaksi

 

Komentar

News Feed