Min.co.id | Bandung – Riuh tepuk tangan dan semangat sportivitas mewarnai Main Court Padel Bandung pada 30 Mei 2026. Untuk pertama kalinya di Indonesia, Maxim Indonesia menggelar turnamen padel yang sukses menarik perhatian para pecinta olahraga dan komunitas lokal.
Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan semangat hidup sehat, persahabatan, dan mimpi para atlet amatir yang ingin berkembang.
Bekerja sama dengan komunitas Gengkaca, turnamen tersebut diikuti oleh 24 peserta dan disaksikan lebih dari 100 penonton. Antusiasme yang tinggi menunjukkan bahwa padel kini bukan lagi olahraga yang asing di Indonesia, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan.
Head of Subdivision Maxim Bandung, Harry Purwanto, mengatakan penyelenggaraan turnamen ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap perkembangan olahraga padel yang sedang tumbuh pesat di Tanah Air.
“Kami ingin mendukung gaya hidup sehat dan aktif sekaligus turut mendorong perkembangan olahraga padel di Bandung. Kami berharap turnamen ini dapat menjadi wadah positif bagi komunitas untuk terus berkembang dan berprestasi,” ujar Harry.
Fenomena padel memang tengah menjadi sorotan. Berdasarkan laporan global Playtomic dan PwC Strategy&, popularitas olahraga ini di Indonesia melonjak hingga 1.684 persen sepanjang 2025, menjadikannya sebagai negara dengan pertumbuhan padel tercepat di dunia.
Jumlah lapangan padel yang pada tahun 2021 hanya sekitar 15 lapangan, meningkat drastis menjadi 947 lapangan pada akhir 2025 dan terus bertambah hingga saat ini.
Bandung menjadi salah satu kota yang merasakan geliat perkembangan tersebut. Karakter olahraga yang mudah dimainkan berbagai kalangan, dipadukan dengan unsur sosial yang kuat, membuat padel semakin diminati oleh anak muda, pekerja profesional, hingga komunitas keluarga.
Melihat potensi besar itu, Maxim mengambil peran aktif dengan menghadirkan kompetisi yang tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga memperkuat ikatan komunitas olahraga.
Seluruh peserta mendapatkan jersey dan merchandise eksklusif sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam menyukseskan turnamen perdana tersebut.
Setelah melalui pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh semangat, Fema berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih April, sedangkan Law menempati peringkat ketiga.
Untuk kategori juara harapan, Nindya berhasil meraih juara harapan pertama, Monica juara harapan kedua, dan Mitha menempati posisi juara harapan ketiga.
Sebagai bentuk penghargaan, Maxim memberikan voucher saldo aplikasi senilai Rp600.000 kepada juara pertama, Rp500.000 untuk juara kedua, dan Rp400.000 bagi juara ketiga. Sementara juara harapan memperoleh voucher senilai Rp300.000, Rp250.000, dan Rp200.000. Seluruh pemenang juga menerima medali penghargaan.
Bagi Fema, kemenangan tersebut bukan hanya soal hadiah, melainkan hasil dari latihan dan kecintaannya terhadap olahraga yang kini sedang berkembang pesat itu.
“Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari turnamen ini. Dukungan yang diberikan Maxim menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan mengikuti kompetisi-kompetisi berikutnya,” ungkapnya.
Menariknya, dukungan Maxim tidak berhenti pada penyelenggaraan turnamen. Para pemenang juga akan mendapatkan kesempatan dan dukungan untuk mengikuti berbagai turnamen padel berikutnya sebagai bagian dari pembinaan atlet komunitas.
Langkah ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak talenta baru sekaligus memperkuat ekosistem olahraga padel di Indonesia, khususnya di Bandung.
Melalui kegiatan tersebut, Maxim menegaskan komitmennya untuk terus mendukung aktivitas positif yang mendorong masyarakat hidup lebih sehat, aktif, produktif, dan penuh semangat kebersamaan.
Penulis: Achmad Suharya
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Maxim Indonesia – diolah Redaksi










Komentar