Min.co.id | Bandung – Suasana tenang di kawasan Jalan Sekelimus Tengah, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, mendadak berubah mencekam pada malam Sabtu, 9 Mei 2026.
Warga dikejutkan dengan penemuan sebuah kendaraan yang terdapat bercak darah di dalamnya. Dari peristiwa itu, seorang perempuan bernama Nanda Tritami Raina ditemukan dalam kondisi terluka parah sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Kasus tersebut kini tengah ditangani serius oleh Polrestabes Bandung setelah polisi berhasil mengamankan seorang pria berinisial CMM Bin L (Alm) yang diduga terlibat dalam tindak pidana pembunuhan.
Pengungkapan kasus disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, Anton, mewakili Plt. Kapolrestabes Bandung Adiwijaya.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Hendra Rochmawan, menjelaskan pengungkapan kasus bermula dari laporan polisi Nomor: LP/B/24/V/2026/SPKT Polsek Bandung Kidul/Polrestabes Bandung/Polda Jabar tanggal 9 Mei 2026.
Menurut hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga datang dari kediamannya di wilayah Kecamatan Gedebage menuju rumah korban di Sekelimus Tengah menggunakan kendaraan Toyota Rush warna putih bernomor polisi B-2152-PKA.
Setibanya di lokasi, pelaku masuk ke rumah korban dan selanjutnya membawa korban ke dalam kendaraan tersebut.
“Tidak lama kemudian, kendaraan tersebut ditemukan oleh warga dan petugas keamanan kompleks dalam keadaan terdapat bercak darah. Berdasarkan keterangan para saksi, korban mengalami sejumlah luka akibat benda tajam dan sempat dibawa ke rumah sakit, namun korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Hendra Rochmawan, Sabtu (16/5/2026).
Peristiwa itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar yang sebelumnya tidak menyangka kejadian tragis dapat terjadi di lingkungan mereka.
Dalam proses pengungkapan kasus, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut, di antaranya golok, obeng panjang, gunting, bambu, martil, pakaian, dan beberapa barang lainnya.
Saat ini, Satreskrim Polrestabes Bandung masih melakukan pendalaman dan proses penyidikan lebih lanjut untuk melengkapi berkas perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Di balik garis polisi dan proses hukum yang berjalan, tragedi ini kembali menjadi pengingat bahwa persoalan kekerasan dapat meninggalkan luka panjang, bukan hanya bagi keluarga korban, tetapi juga lingkungan sosial di sekitarnya.
Konferensi pers pengungkapan kasus berlangsung aman dan kondusif.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Bid Humas Polda Jabar – Diolah Redaksi










Komentar