Akademisi Soroti Pentingnya Kesejahteraan Dosen untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia

Min.co.id | Cirebon – Di balik lahirnya generasi muda yang berpendidikan dan berdaya saing, terdapat peran besar para dosen yang setiap hari mengabdikan diri di ruang kuliah, laboratorium penelitian, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Namun di tengah besarnya tanggung jawab tersebut, perhatian terhadap kesejahteraan dosen dinilai masih perlu diperkuat, baik bagi dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Kementerian Agama maupun perguruan tinggi negeri di bawah Kemendiktisaintek.

Pandangan tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. H. Sugianto, S.H., M.H. yang berharap pemerintah, khususnya Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dapat memberikan perhatian lebih terhadap peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik di perguruan tinggi.

Menurutnya, dosen memiliki posisi strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa melalui pendidikan tinggi.

Dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen disebutkan bahwa dosen memiliki tiga fungsi utama, yakni melaksanakan pendidikan dan pengajaran, penelitian atau riset, serta pengabdian kepada masyarakat.

Ketiga fungsi tersebut dinilai menjadi pondasi penting dalam mendukung kemajuan pendidikan nasional sekaligus pembangunan Indonesia di masa depan.

“Dosen memiliki tanggung jawab besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, kesejahteraan dosen juga perlu mendapat perhatian yang baik agar para tenaga pendidik dapat menjalankan tugasnya secara maksimal,” ujar Prof. Sugianto.

Selain menjalankan aktivitas akademik di kampus, banyak dosen juga aktif melakukan penelitian serta pengabdian masyarakat yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

Karena itu, peningkatan kesejahteraan dosen dinilai dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian panjang para akademisi dalam membangun kualitas pendidikan nasional.

Prof. Sugianto juga menilai perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi, profesionalisme akademik, hingga penguatan sumber daya manusia Indonesia.

Di tengah perkembangan zaman dan tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, para akademisi berharap sektor pendidikan tinggi tetap menjadi perhatian penting dalam pembangunan nasional.

Sebab bagi banyak dosen, mengajar bukan sekadar profesi, tetapi juga bentuk pengabdian untuk menciptakan masa depan bangsa yang lebih baik.

Penulis: redaksi
Editor: Redaksi MIN.CO.ID
Sumber: Prof. Dr. H. Susianto, S.H., M.H.

Komentar

News Feed