Min.co.id | Majalengka – Di tengah gencarnya perang melawan narkoba, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi justru dihadapkan pada ujian lain: serangan isu miring di media sosial. Namun, situasi tersebut tak menyurutkan langkahnya. Komitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Majalengka tetap ditegakkan tanpa kompromi.
Gerakan Anti Narkotika Indonesia (GANISA) DPD Majalengka pun angkat suara. Mereka memberikan apresiasi atas ketegasan Kapolres yang dinilai konsisten memerangi peredaran narkoba, meski di tengah terpaan tudingan tak berdasar.
Kapolres Majalengka menegaskan, pihaknya akan terus memburu dan menindak para pelaku peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya. Ia menyebut perang terhadap narkoba adalah komitmen serius yang tidak bisa ditawar.
Namun di tengah upaya tersebut, beredar isu di media sosial yang menuduh dirinya menerima suap dari pengedar narkoba, bahkan disertai penyebaran foto. Kapolres menilai tuduhan tersebut sebagai bentuk serangan personal yang bertujuan melemahkan upaya penegakan hukum.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, penyebaran hoaks hanya akan mengganggu stabilitas dan merusak kepercayaan publik.
“Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kami tetap fokus bekerja memberantas narkoba,” tegasnya.
Kapolres juga memastikan bahwa pihak yang diduga menyebarkan provokasi tersebut saat ini tengah diproses sesuai hukum yang berlaku atas dugaan pencemaran nama baik.
Apresiasi terhadap langkah tegas Kapolres disampaikan langsung oleh Ketua GANISA DPD Majalengka, Taufik Hidayat, saat menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus narkoba di Mapolres Majalengka, Kamis (16/4/2026).
Menurut Taufik, ketegasan pimpinan aparat penegak hukum sangat dibutuhkan dalam memerangi peredaran narkotika yang kian mengkhawatirkan.
“Ketegasan seorang pimpinan sangat dibutuhkan dalam memerangi peredaran narkoba. Ini menjadi harapan bagi kami para pejuang anti narkotika,” ujarnya.
Ia juga berharap isu yang menyerang pribadi Kapolres dapat segera diselesaikan agar tidak mengganggu fokus pemberantasan narkoba di Majalengka.
“Semoga persoalan ini cepat selesai dan perang terhadap narkoba tetap berjalan maksimal,” pungkasnya.
Dengan dukungan berbagai pihak, upaya pemberantasan narkoba di Majalengka diharapkan semakin kuat, sekaligus membuktikan bahwa isu miring tidak akan menghentikan langkah aparat dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.(TH)










Komentar