Syawalan Diskominfo Indramayu Jadi Ruang Hangat Wartawan Menjalin Kebersamaan

Min.co.id |Suasana Syawalan di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu tahun ini terasa berbeda.

Tidak hanya diisi saling bersalaman dan bermaafan pasca Hari Raya Idulfitri, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan turnamen catur yang mempertemukan wartawan, lembaga, dan berbagai instansi pemerintah dalam satu ruang kebersamaan.

Deretan papan catur tersusun rapi, mempertemukan para peserta dari latar belakang profesi yang berbeda. Wartawan yang biasanya sibuk mengejar berita kini duduk tenang menyusun strategi, sementara aparatur pemerintah dan perwakilan lembaga tampak serius membaca langkah lawan.

Namun di balik ketegangan permainan, suasana hangat dan penuh canda tetap terasa.

Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan simbol kebersamaan. Setiap langkah pion dan pergerakan bidak seolah menjadi bahasa universal yang menyatukan komunikasi tanpa sekat jabatan maupun institusi.

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, H. Suwenda, S.Sos., M.Si, mengatakan kegiatan Syawalan sengaja dikemas lebih interaktif agar silaturahmi tidak berhenti pada seremoni semata.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat hubungan antara pemerintah daerah, insan pers, dan seluruh lembaga. Catur dipilih karena mengajarkan strategi, kesabaran, dan sportivitas, nilai yang juga penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan kerja yang kuat lahir dari kedekatan emosional. Karena itu, ruang kebersamaan seperti turnamen catur menjadi cara sederhana namun efektif untuk membangun sinergi yang lebih baik dalam pelayanan informasi kepada masyarakat.

Sepanjang kegiatan berlangsung, peserta terlihat menikmati suasana. Sorak dukungan kecil terdengar dari rekan-rekan yang menyaksikan pertandingan, sementara usai permainan para peserta saling berjabat tangan dan berbincang santai.

Momentum Syawalan ini pun menjadi bukti bahwa komunikasi tidak selalu harus dibangun melalui rapat formal.

Kadang, kebersamaan justru tumbuh dari langkah-langkah kecil di atas papan catur tempat strategi, persahabatan, dan silaturahmi berjalan beriringan.

Penulis: Achmad Suharya
Editor:  Redaksi

Komentar

News Feed