Laporan Warga Langsung Ditindak, Remaja Korban Gigitan Kobra Dirujuk ke RSUD Indramayu

INDRAMAYU | Malam Ramadan yang seharusnya menjadi waktu ibadah berubah menjadi kepanikan bagi keluarga Abad Muhammadi Syahiddin (15), remaja asal Desa Jayamulya, Kecamatan Kroya. Sepulang dari salat tarawih, ia tiba-tiba digigit ular kobra berbisa yang mengancam keselamatannya.

Kabar darurat itu dengan cepat menyebar hingga sampai kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim. Tanpa menunggu lama, pemerintah daerah langsung bergerak memastikan korban mendapatkan pertolongan medis.

Sebelumnya, Abad sempat dibawa ke rumah sakit. Namun keterbatasan biaya pengobatan membuat keluarga mengalami kesulitan. Situasi tersebut langsung direspons melalui koordinasi lintas instansi agar korban tetap mendapatkan perawatan.

Tim gabungan yang terdiri dari Camat Kroya H.A. Syafruddin, Kepala Puskesmas Temiyang dr. Syahid Yamani, bidan desa, serta perangkat Desa Jayamulya mendatangi rumah korban di Blok Cipedang Lasdam RT 04/02.

Di rumah sederhana itu, tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan kondisi fisik serta pengambilan sampel luka gigitan untuk memastikan perkembangan kesehatan pasien.

Kehadiran aparat pemerintah dan tenaga medis membawa ketenangan tersendiri bagi keluarga yang sebelumnya diliputi kecemasan.

Camat Kroya H.A. Syafruddin menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Tidak boleh ada warga yang tidak tertangani medis hanya karena kendala biaya. Kami memastikan pasien mendapatkan perawatan yang diperlukan sesuai instruksi Bupati,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Abad membutuhkan penanganan lebih intensif. Tim kemudian memutuskan untuk segera merujuknya ke RSUD Indramayu agar mendapatkan fasilitas medis yang lebih lengkap.

Kuwu Jayamulya Tati Sumyati bersama bidan desa turut mendampingi proses penanganan, menunjukkan sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah.

Peristiwa ini menjadi gambaran nyata bahwa laporan masyarakat dapat segera direspons ketika koordinasi berjalan cepat. Di tengah suasana Ramadan, kehadiran pemerintah menjadi harapan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.

Kini, Abad tengah menjalani perawatan di RSUD Indramayu dengan pendampingan penuh dari pemerintah daerah, sementara keluarga berharap ia segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa.(*)

Sumber: Diskominfo Indramayu

Editor: Redaksi

Komentar

News Feed