Menanam Harapan di Ujung Gelombang: Aksi Hijau KAI Logistik di Pesisir Timur Jawa

Probolinggo | Komitmen terhadap lingkungan tidak cukup dengan janji di atas kertas. PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) kembali membuktikan bahwa keberlanjutan bisa ditanam dan dirawat secara harfiah  lewat aksi nyata penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Tambak Sari, Probolinggo, Jawa Timur.

Program ini bukan hal baru bagi KAI Logistik. Sejak 2023, anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) ini secara konsisten menjalankan program tahunan bertajuk “Adopsi Mangrove, Pulihkan Negeri”, yang dirancang untuk memulihkan ekosistem pesisir serta meningkatkan ketahanan iklim.

Langkah tahun 2025 menjadi fase paling ambisius dari program ini, dengan peningkatan tajam jumlah bibit mangrove yang ditanam, 2023: 1.000 bibit ditanam di Pantai Klasik, Probolinggo, 2024: 600 bibit tambahan untuk replanting dan perawatan, 2025: 2.000 bibit ditanam di lokasi baru, Pantai Tambak Sari, “Tahun pertama kami diuji oleh abrasi dan hama. Tahun kedua fokus pada pemulihan. Kini kami ekspansi ke lokasi baru untuk memperluas dampak ekologis,” jelas Wisesa Witaraga, Manajer Wilayah Timur KAI Logistik.

Wisesa menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya CSR biasa, melainkan pilar utama dari strategi ESG (Environmental, Social, and Governance) dan kontribusi nyata terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14: Ekosistem Lautan, SDG 15: Ekosistem Daratan

“Kami ingin menunjukkan bahwa industri logistik pun bisa menjadi penjaga lingkungan,” tambah Wisesa.

Program ini menggandeng LAZ Rumah Zakat serta melibatkan relawan masyarakat setempat, termasuk pemuda dan komunitas lokal. Tak hanya menanam, mereka juga, Melakukan pemantauan berkala setiap 3 bulan, Mendorong keterlibatan publik melalui kampanye “Adopsi Mangrove”, Mengedukasi warga tentang pentingnya vegetasi pesisir untuk cegah abrasi

Langkah ini juga membangun rasa memiliki masyarakat terhadap alam sekitarnya, sehingga pelestarian bisa berkelanjutan tanpa ketergantungan penuh pada perusahaan.

Langkah KAI Logistik ini mengirim pesan jelas: logistik masa depan tak hanya soal kecepatan pengiriman, tetapi juga keberlanjutan ekosistem.
Melalui program ini, KAI Logistik menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis dan pelestarian alam tidak perlu saling bertentangan.

“Kami ingin menciptakan dampak yang tak hanya terasa hari ini, tapi juga memberi manfaat hingga puluhan tahun ke depan. Ekosistem yang sehat adalah fondasi logistik yang berkelanjutan,” tutup Wisesa.

Sebagai entitas di bawah PT KAI (Persero), KAI Logistik menyajikan layanan distribusi logistik berbasis kereta api dan multimoda melalui tiga lini utama, KALOG Express: Pengiriman retail dan barang unik seperti motor, tanaman, hingga makanan beku, KALOG Plus: Angkutan skala besar seperti kontainer dan barang industri, KALOG Pro: Layanan proyek khusus, termasuk bahan bakar, limbah B3, dan logistik strategis lainnya

Mengusung semangat “KAI Logistik Ispossible”, perusahaan ini memadukan efisiensi distribusi dengan inovasi digital serta kepedulian sosial dan lingkungan. (*)

Komentar

News Feed