Danramil Losarang Terima KJPI, Komunikasi TNI dan Pers Diharapkan Berbuah Informasi Akurat

Min.co.id | Indramayu — Di tengah kesibukan menjalankan tugas kedinasan, Komandan Rayon Militer (Danramil) 1611/Losarang, Kapten Inf Waryadi, menyempatkan diri menerima kunjungan pengurus Komunitas Jurnalis Pantura Indramayu (KJPI).

Pertemuan itu bukan sekadar ajang bersalaman, melainkan ruang untuk membangun komunikasi antara TNI dan wartawan agar informasi yang sampai kepada masyarakat tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kunjungan yang berlangsung di Markas Koramil 1611/Losarang, Jumat (23/10/2026), menjadi bagian dari upaya KJPI mempererat hubungan dengan unsur pemerintahan dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di wilayah Losarang, Kabupaten Indramayu.

Dalam pertemuan tersebut, Kapten Inf Waryadi menyambut baik kedatangan para jurnalis. Ia menilai komunikasi yang terjalin antara TNI dan insan pers dapat mendukung penyampaian informasi yang benar, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Namun, hubungan baik saja tidak cukup. Waryadi juga mengingatkan pentingnya proses verifikasi dalam kerja jurnalistik, termasuk melakukan klarifikasi dan konfirmasi kepada pihak terkait sebelum informasi dipublikasikan.

“Kami berharap silaturahmi ini menjadi awal yang baik untuk membangun kemitraan profesional dan saling mendukung antara Koramil 1611/Losarang dengan insan pers,” ujar Waryadi.

Bagi masyarakat, informasi mengenai kegiatan maupun persoalan yang melibatkan institusi publik perlu disampaikan secara jelas dan berdasarkan fakta. Karena itu, komunikasi antara wartawan dan narasumber menjadi salah satu bagian penting dalam proses peliputan.

Melalui komunikasi yang terbuka, wartawan dapat meminta penjelasan ketika menemukan persoalan yang membutuhkan klarifikasi. Di sisi lain, institusi juga memiliki kesempatan menyampaikan informasi dan memberikan keterangan sesuai kewenangannya.

Ketua KJPI, Apip Nopianto, menyampaikan apresiasi atas sambutan Danramil beserta jajaran yang telah menerima rombongan di tengah kesibukan kedinasan.

Apip menegaskan, KJPI berkomitmen menjaga hubungan komunikasi yang baik dengan jajaran TNI tanpa mengesampingkan profesionalitas dan independensi pers. Menurutnya, konfirmasi dan klarifikasi merupakan bagian penting untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada publik tidak menyesatkan.

Ia juga menilai kemitraan yang sehat harus dibangun atas dasar saling menghormati peran dan tanggung jawab masing-masing. TNI menjalankan tugas sesuai kewenangannya, sedangkan wartawan bekerja mencari, memverifikasi, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat berdasarkan fakta serta Kode Etik Jurnalistik.

“Melalui silaturahmi ini, kami berharap kemitraan dan sinergi informasi antara KJPI dan jajaran Koramil 1611/Losarang semakin kuat, sehingga dapat mendukung pemberitaan yang objektif, berimbang, dan edukatif,” ungkap Apip.

Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi awal komunikasi yang terus terpelihara, bukan hanya pertemuan sesaat. Hubungan yang terbuka dapat membantu memperlancar pertukaran informasi sekaligus mengurangi kesalahpahaman ketika muncul persoalan yang membutuhkan penjelasan dari berbagai pihak.

Meski demikian, kedekatan antara wartawan dan narasumber harus tetap berjalan seiring dengan independensi jurnalistik. Kemitraan bukan berarti membatasi kritik atau menghilangkan kewajiban pers untuk menyampaikan fakta yang relevan bagi kepentingan masyarakat.

Harapannya, komunikasi antara Koramil 1611/Losarang dan KJPI dapat memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama melalui pemberitaan yang terverifikasi, mudah dipahami, dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi.

Pada akhirnya, kepercayaan publik tidak hanya dibangun melalui hubungan baik antarlembaga, tetapi juga melalui informasi yang benar dan tanggung jawab dalam menyampaikannya.

Ketika komunikasi terbuka berjalan beriringan dengan profesionalitas, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang lebih mencerahkan sekaligus dapat menilai berbagai persoalan secara lebih utuh. (WH)

Komentar

News Feed