Min.co.id ~ Indramayu ~ Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan keamanan yang makin kompleks, ada satu momen menarik yang layak diberi sorotan lebih pertemuan hangat antara Kapolsek Losarang, AKP Hendro Ruhanda, SH, dengan para pewarta yang tergabung dalam komunitas Jurnalis Losarang Bersatu (KJLB).
Bukan hanya sekadar temu sapa, tapi silaturahmi ini menjelma jadi titik temu antara keamanan dan informasi, dua elemen vital yang saling menguatkan.
Bertempat di Mako Polsek Losarang, Selasa Sore itu terasa berbeda. Ruang yang biasa jadi titik koordinasi aparat keamanan kini penuh dengan tawa, diskusi kritis, dan semangat kolaboratif. Kapolsek Hendro tampil santai tapi tegas, menyambut jurnalis seperti menyambut rekan seperjuangan. Ia menegaskan bahwa media adalah sahabat, bukan sekadar pengamat.
“Kami mengapresiasi peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik. Kami terbuka kepada teman-teman media untuk mendapatkan berita yang akurat dan bisa langsung dikonfirmasi,” ujar Kapolsek Hendro dengan nada bersahabat.
AKP Hendro tidak bicara dalam teori. Ia mengajak para jurnalis untuk saling berbagi peran pihak kepolisian menjaga keamanan fisik, dan media menjaga keamanan informasi. Dalam era pasca kebenaran di mana hoaks bertebaran di dunia maya, peran jurnalis dianggap sangat penting dalam meluruskan narasi dan memberi edukasi publik.
Para jurnalis yang tergabung dalam KJLB pun menyambut ajakan ini dengan antusias. Budi Supriyanto, Koordinator KJLB, menilai silaturahmi ini adalah sinyal kuat bahwa aparat penegak hukum siap terbuka dan bersinergi.
“Akses informasi jadi lebih mudah. Kita tidak lagi sekadar menunggu rilis, tapi bisa berdiskusi langsung, bahkan saling memberi masukan,” kata Budi.
Tak kalah penting, suara bijak datang dari Achmad Suharya, Penasehat KJLB, yang mengapresiasi kehangatan pertemuan ini sebagai langkah awal menuju sinergi jangka panjang.
“Media dan kepolisian punya tanggung jawab bersama memberikan informasi yang mendidik dan menjaga ketertiban sosial. Ini bukan cuma kerjasama teknis, ini kolaborasi untuk masyarakat yang lebih baik,” ungkapnya.
Silaturahmi ini bukan akhir, melainkan awal dari babak baru relasi antara Polsek dan jurnalis. Ke depan, diharapkan akan lahir lebih banyak kolaborasi kreatif, hingga forum terbuka untuk menjawab isu-isu hangat di tengah masyarakat.
Karena di era informasi seperti saat ini, keamanan tak cukup dengan patroli malam tapi juga dengan narasi yang membangun.
Ketika pena bertemu lencana, bukan hanya berita yang lahir tapi juga harapan. Harapan bahwa keamanan dan informasi bisa berjalan berdampingan, saling menguatkan, dan menjaga wajah Losarang agar tetap damai dan tercerahkan.(*red)









Komentar