Min.co.id ~ Pelabuhan Bakauheni ~ Operasi Seaport Interdiction yang dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri di Pelabuhan Bakauheni Lampung telah menghasilkan pencapaian luar biasa. Tim yang didukung oleh Polsatwa Korsabhara Baharkam Polri berhasil mengamankan delapan tersangka beserta barang bukti narkotika senilai ribuan gram.
Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Erdi A Chaniaga, operasi yang berlangsung selama 10 hari tersebut telah menemukan 80 ribu gram sabu, 1.006 butir ekstasi, dan 2.309 gram ganja. Keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari peran 6 ekor anjing K9 yang memiliki kemampuan luar biasa dalam melacak narkoba.
“Keenam anjing K9 yang berasal dari ras German Sheperd, Belgian Melianois, dan Labrador, dipandu oleh 6 pawang terlatih dan 8 personel pelindung yang telah memiliki sertifikasi pawang K9 dan latar belakang pelatihan dari Amerika Serikat,” ungkap Erdi.
Dalam operasi ini, anjing-anjing K9 menjadi ujung tombak dalam mendeteksi keberadaan narkoba di kendaraan dan barang bawaan para pelintas di pelabuhan. Dengan kekuatan penciuman mencapai 600 juta reseptor, anjing-anjing ini mampu mendeteksi bau narkoba yang bahkan belum tergantikan oleh teknologi deteksi modern.
“Ketika anjing K9 mendeteksi keberadaan narkoba, mereka akan memberikan kode berupa perilaku seperti menggigit, menggaruk-garuk, atau menggonggong,” jelasnya.
Barang bukti yang berhasil ditemukan oleh anjing-anjing K9 ini kemudian diamankan oleh pawang atau pelindung untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh penyidik.
Selama operasi berlangsung, situasi di pelabuhan tetap aman dan kondusif, tanpa adanya insiden yang mengganggu.
Keberhasilan operasi ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah pelabuhan.
Anjing-anjing K9 telah membuktikan bahwa mereka bukan hanya sekadar hewan peliharaan, tetapi juga mitra yang sangat berharga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Semoga operasi semacam ini terus dilakukan untuk memberantas peredaran narkoba di berbagai daerah. (red)










Komentar