Aspek5 Dampingi Emak-emak yang Viral di Medsos Karena Trauma dan Merasa Sedih

Min.co.id – Majalengka – Asosiasi Pedagang Kaki Lima (ASPEK5) mendampingi anggotanya yang sempat viral dimedsos karena sedang bertengkar yang di upload oleh netizen.

Ketua Aspek5 Dadang Hermawan mengatakan setelah videonya viral, emak-emak (tidak berkenan menyebut nama) merasa trauma.

“Sekarang trauma berat, merasa cemas dan sering menangis,” ungkap Dadang Hermawan kepada Min.co.id dikantornya, Jumat (29/7/2022).

Menurut Dadang, sekarang keadaan emak-emak yang diviralkan dalam keadaan trauma dan tertekan karena merasa malu dan merasa dicemarkan dengan adanya unggahan video dimedia sosial maupun pemberitaan dari sejumlah media yang menurut Dadang tidak pernah ada konfirmasi kapan kejadian tersebut, ungkapnya.

“Padahal itu kejadian sudah lama dan mereka sudah berdamai bahkan tetap berdagang bersama-sama, karena memang pencahariannya hanya berjualan ditempat tersebut,” ujarnya.

Seperti dikatakan para emak-emak yang viral EL, ER dan AD bahwa kejadian tersebut sudah beres dan berdamai dengan sukarela dan tidak ada paksaan jadi sudah selesai pada saat itu juga yang dibantu para pengurus PKL yang ada ditempat kejadian.

Sekarang mereka merasa dipermalukan dengan beredarnya video tersebut bahkan bukan dirinya saja yang malu dan tertekan, tapi semua keluarganya juga ikut merasakan terganggu dan malu bahkan anak mereka pun jadi minder di sekolah. Bahkan untuk berdagang pun jadi malu dan suka menunggu udah gelap malam karena suka ditanya masalahnya apa padahal kita sudah bersama lagi berjualan.

Dengan kejadian ini, emak-emak mengadukan dan minta perlindungan kepada Aspek5 khususnya yang selalu membantu para PKL terkait dirinya yang sudah dicemarkan dan minta untuk segera menghentikan penyebaran video tersebut dimedia sosial maupun yang memberitakan karena tidak pernah dikonfirmasi kepadanya.

Juga pemberitaan di media ramai, padahal semua yang ada divideo kan semua yang dagang berkumpul baik-baik saja selama ini, kenapa wartawan tidak menanyakan langsung padanya tentang video tersebut kan itu kejadian udah lama bahkan udah tidak apa-apa antara pedagang semuanya berkumpul bareung berdagang, ucapnya.

Seperti dikatakan Sekjen Aspek5 Eka Rangga dirinya sebagai pengurus Aspek5 pun merasa aneh setiap berita tidak konfirmasi dulu oleh wartawannya, bahkan yang lebih tidak masuk akal anggotanya tidak merasa diwawancarai oleh wartawan tapi ada dirinya di layar TV seolah olah sedang diwawancarai tapi dirinya tidak merasa diwawancarai oleh kedua TV Nasional tersebut, terangnya. (red)

Komentar

News Feed