Min.co.id | Ciamis – Bagi petani, program pembangunan sumber daya air bukan sekadar kebijakan pemerintah. Pelaksanaannya berkaitan langsung dengan ketersediaan air untuk mengairi sawah dan menjaga produktivitas pertanian.
Karena itu, sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 Tahun Anggaran 2026 yang digelar Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy di Aula Kantor Desa Bunter, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Kamis (5/11/2026), menjadi kesempatan bagi berbagai pihak untuk menyamakan pemahaman mengenai program tersebut.
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB itu melibatkan unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, TNI-Polri, serta perwakilan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) dari sejumlah wilayah.
Kehadiran kelompok petani menjadi bagian penting dalam sosialisasi tersebut. Sebab, masyarakat pengguna jaringan irigasi merupakan pihak yang berhubungan langsung dengan kondisi dan kebutuhan pengelolaan air di lapangan.
Dari Polsek Cisaga, Kapolsek AKP Yaya Koswara, S.H., hadir bersama KA SPKT I Aiptu Herul Palah, S.H. Turut hadir perwakilan BBWS Citanduy, Dinas PUTRLH Kabupaten Ciamis, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, unsur TNI, para camat, kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
Kapolsek Cisaga AKP Yaya Koswara menyampaikan bahwa keterlibatan kepolisian merupakan bentuk dukungan terhadap koordinasi lintas instansi dalam pelaksanaan program pembangunan.
Menurutnya, komunikasi antara kepolisian, pemerintah, instansi teknis, dan masyarakat diperlukan agar kegiatan pembangunan berjalan tertib serta tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
Ia juga menegaskan komitmen Polsek Cisaga untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama berbagai program pembangunan berlangsung.
Namun, bagi masyarakat, terutama petani, keberhasilan program tersebut pada akhirnya akan terlihat dari manfaat yang dirasakan. Sosialisasi diharapkan tidak berhenti pada penyampaian kebijakan, tetapi berlanjut pada pelaksanaan program yang memperhatikan kebutuhan pengguna jaringan irigasi.
Koordinasi antara BBWS Citanduy, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan kelompok petani juga diharapkan membuka ruang komunikasi apabila ditemukan persoalan dalam pengelolaan maupun pemanfaatan sumber daya air.
Polsek Cisaga menyatakan akan terus menjalin koordinasi dengan pemerintah dan instansi terkait serta memantau perkembangan kegiatan pembangunan di wilayah hukumnya.
Dengan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, program sumber daya air diharapkan dapat terlaksana sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani yang bergantung pada ketersediaan air untuk mengelola lahan pertanian.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis, Diolah Redaksi










Komentar